Sabtu, 18 Januari 2020
Pembukaan Pekan Doa untuk Kesatuan Umat Kristiani
Ibr. 4:12-16; Mzm. 19:8-9,10,15; Mrk. 2:13-17;
"Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
Hari-hari ini, saya masih bolak-balik Rumah Sakit untuk menemani keluarga Bp. Antonius Suwondo yang sedang sakit di Roma. Paling tidak 2x sehari ke Rumah Sakit untuk sekedar menemani dan lebih-lebih membantu berkomunikasi dengan para dokter dan perawat. Beberapa hari lalu sudah cukup membaik, tetapi kemudian drop lagi dan harus masuk kembali di ICU. Kemarin, atas permintaan keluarga, saya memberikan Sakramen Pengurapan Orang Sakit kepadanya. Saya percaya, tentu bukan kebetulan kalau bacaan-bacaan pada hari-hari ini, khususnya Injil, berbicara tentang Yesus yang menyembuhkan orang-orang sakit: Ia menyembuhkan ibu mertua Simon dan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit (Injil hari Rabu), Ia menyembuhkan orang kusta (Injil hari Kamis), Ia menyembuhkan orang yang lumpuh (Injil hari Jumat). Hari ini pun, Yesus menegaskan bahwa Ia datang sebagai "tabib" untuk orang-orang sakit. Bukan hanya sakit fisik, tetapi sakit yang jauh lebih berbahaya, yakni sakit penyakit dalam diri dan masyarakat akibat dosa. Maka, ia membawa pengampunan. Ketika paradigma dalam masyarakat adalah menjauhi, mengingkiri dan menyingkirkan orang berdosa, tidak demikian dengan Yesus. Ia justru mendekati dan memanggil orang-orang berdosa untuk diampuni dan dijadikan murid, kemudian dididik-Nya untuk hidup dengan baik dan benar. Marilah, kita pun menyadari sebagai orang yang rapuh dan lemah, yang mudah sekali jatuh ke dalam dosa. Kita bersyukur karena Tuhan tidak menjauhi kita. Ia memang membenci dosa, tetapi Ia sangat mengasihi orang berdosa. Ia memanggil kita untuk menjadi murid-murid-Nya. Maka, marilah kita belajar untuk menjadi murid yang baik: rajin datang kepada Sang Guru, mendengarkan dengan baik pengajaran-pengajaran-Nya, mengerjakan dengan baik tugas-tugas yang dipercayakan kepada kita.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar