Senin, 13 Januari 2020

Selasa, 14 Januari 2020
PEKAN BIASS I (H)
St. Feliks dr Nola; B. Petrus Donders; B. Odorico da Pordenone, ImBiarw.

Bacaan I      : 1Sam. 1:9-20
Mazmur       : 1Sam.2:1.4-5.6-7.8abcd; R:1a
Bacaan Injil : Mrk. 1:21b-28

Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk kedalam rumah ibadat dan mengajar. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Pada waktu itu didalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah." Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya. Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya." Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia kesegala penjuru diseluruh Galilea.

Renungan
Samuel lahir sebagai anak yang diminta dari Tuhan, karena itu dengan penuh kesadaran ibunya mempersembahkan kembali kepada Tuhan. Sering kali kita merasa apa yang kita peroleh adalah hak kita. Padahal dalam iman kita tahu segala sesuatu berasal dari Tuhan. Sepatutnya kita bertanya kepada Tuhan apa maksud Tuhan memberikannya kepada kita. Hanya dengan kesadaran ini kita tahu bahwa kita dan segala anugerah Tuhan pada kita dimaksdukan untuk membangun Kerajaan Allah.
Yesus membangun Kerajaan Allah dengan tindakan nyata: mengajar dengan penuh wibawa dan mengusir roh jahat yang menghalangi hubungan manusia dengan Allah. Bagaimana kita mengikuti Kristus dewasa ini dalam membangun Kerajaan Allah? Ajaran apa yang mengena bagi manusia dewasa ini supaya mereka menerima Allah? Apa saja roh jahat yang memghalangi manusia untuk bertemu dengan Allah? Masihkah kita mengandalkan Tuhan dalam menghadapi manusia untuk bertemu dengan Allah? Masihkah kita mengandalkan Tuhan dalam menghadapi berbagai kesulitan, pergumulan, duka dan kecemasan, kegembiraan dan harapan dalam hidup ini?

Ya Allah, sadarkanlah kami senantiasa bahwa kami Engkau tugaskan untuk ikut ambil bagian membangun Kerajaan Damai didunia ini. Amin.

Diambil dari : Buku Ziarah Batin 2020
Ditulis ulang : Veronica Neli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar