Senin, 06 Januari 2020.
HARI BIASA SESUDAH EPIFANI (P)
Gaspar, Melkior dan Balthasar, Tiga Raja; B. Didakus Yosef dr Sadiz, Im.
Bacaan I : 1 Yoh 3:22-4:6
Mazmur : 2:7-8; 10-11; R; 8a
Bacaan Injil : Mat. 4:12-17, 23-25
Waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, ditepi danau, didaerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya: "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan kelaut, daerah sebrang Sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, -- bangsa yang diam dalam kegelapan telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam dinegeri yang dinaungi maut, telah terbit terang. *Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerjaan Surga sudah dekat!" Yesus pun berkeliling diseluruh Galilea. Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat danemberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan diantara bangsa itu. Maka yersiarlah berita tentang Dia diseluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang mendwrita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka. Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan.
Renungan
Yesus sadar bahwa Ia diutus untuk membawa keselamatan. Maka dimanapun berada, Dia selalu membawa keselamatan. Keselamatan memghendaki kita untuk bertobat: "Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat." Hanya dengan demikian, kita akan menerima pengajaran Yesus yang tak hanya berkata-kata untuk mengajarkan dan menjanjikan keselamatan, namun juga menghayati kata-kata itu dalam tindakan nyata yang menyelamatkan: "Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan diantara bangsa itu."
Dalam diri Yesus perintah Allah itu menjadi hidup karena dihayati-Nya dengan setia. Mengikuti perintah Allah berarti mengikuti teladan hidup Yesus. Kita diajak untuk membaca Injil setiap hari dan menghayatinya dalam hidup kita, sebagaimana Yesus juga mewujudkan perintah Bapa dalam seluruh hidup-Nya. Keselamatan manusia diperoleh jika dia menuruti perintah Allah dan Allah berkenan bahwa perinta-Nya dinyatakan oleh Putera-Nya yang menjadi manusia.
"Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam didalam Allah dan Allah didalam Dia. Dan demikianlah kitaketahui bahwa Allah ada dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita" (1 Yoh. 3-24)
Yesus, Engkaulah Utusan Bapa, Tinggallah dalam diri kami orang berdosa ini. Amin.
Sumber : Ziarah Batim 2020
Ditulis ulang : Veronica Neli
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar