Senin, 20 Januari 2020
Hari ke-3 Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristiani
1Sam. 15:16-23; Mzm. 50:8-9,16bc-17,21,23; Mrk. 2:18-22.
"Anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula." (Mrk 2,22)
Dalam masyarakat Yahudi, kantong anggur didesign khusus dengan diberi lapisan minyak sehingga menjadi begitu lembut, lentur dan fleksibel. Dengan demikian, ketika dituangi anggur akan mengembang dan menyesuaikan dengan tekanan yang ditimbulkan oleh anggur itu. Semakin lama, lapisan minyak dalam kantong tersebut semakin berkurang sehingga menjadi tidak lentur lagi. Akibatnya, kantong yang sudah tua menjadi keras dan kaku. Jika dituangi anggur, tidak lagi bisa mengembang tetapi bisa jadi malah pecah, robek atau meletup. Itulah mengapa Yesus mengatakan bahwa anggur baru harus ditempatkan dalam kantong kulit yang baru. Sebagai pengikut Kristus, kita masing-masing juga telah "dilapisi dengan minyak". Ketika dilantik menjadi katekumen, kita diurapi dengan O.C. (Oleum Catechumenorum); ketika dibaptis dan ketika menerima sakramen penguatan, kita diurapi dengan S.C. (Sanctum Chrisma). Dengan olesan atau urapan minyak tersebut, kita menerima anugerah Roh Kudus (bdk. Luk 4:18) yang menjadikan kita tidak keras dan kaku. Kita diubah menjadi lembut, lentur dan fleksibel sehingga selalu siap dan mudah untuk dibentuk dan diarahkan oleh bimbingan dan kehendak Tuhan. Kendati minyak itu hanya kita terima satu kali namun tidak pernah kehilangan dayanya asalkan kita selalu membuka diri pada Roh Kudus. Roh Kudus itulah yang memampukan kita menjadi kantong yang selalu baru, yang selalu lembut dan lentur sehingga bisa menjadi tempat bagi Sang Anggur Baru, yakni Yesus Kristus serta menjadi orang yang mudah diarahkan, dibentuk, dibimbing dan digunakan oleh-Nya.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar