Senin, 10 Februari 2020

Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 11 Februari 2020

Bacaan: Mazmur 16:9 "Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram."

Renungan:
  Kelahiran Darcie merupakan  sukacita yang sangat besar bagi orang tuanya, tetapi kegembiraan itu tidak berlangsung lama. Darcie yang berusia 8 bulan menderita 7 tumor yang berisiko kanker dalam tubuhnya. Namun bayi yang tidak mengerti akan apa yang terjadi pada dirinya, selalu tersenyum. Bahkan orang tuanya mengatakan senyum Darcie itu yang selalu memberi mereka kekuatan. Ia juga jarang menangis. Pada akhirnya dengan mujizat Tuhan, Darcie telah mengalami kesembuhan total dari tumor-tumor itu.
  Kita sering menjumpai tulisan-tulisan "senyum itu sehat", "senyum itu indah," "senyum itu membawa kebahagiaan." Tulisan tersebut ingin memberitahu kita betapa pentingnya senyum yang lahir dari hati bagi hidup kita. Namun sepertinya kita kurang memahami bagaimana cara mengeskpresikan diri melalui senyum bahagia. Ini karena kondisi hati kita yang sedang galau. Kita adalah orang-orang dewasa berbeda dengan Darcie. Terkadang kita perlu bersikap seperti anak kecil yang seolah-olah tidak mengetahui masalah apa yang terjadi dan hanya tetap tersenyum.
  Kita harus berusaha bagaimana cara menjaga kondisi hati agar tetap bahagia. Seseorang yang menderita sakit kaki pernah ditanyai oleh seorang teman, "Bagaimana kamu bisa berani menghadapi dunia yang kejam ini dan memiliki begitu banyak teman?" Jawabnya, "Penyakit ini hanya menyentuh kakiku dan tidak akan pernah menyentuh hatiku." Keadaan yang paling sulit untuk membuat kita tersenyum adalah saat sakit, entah itu sakit secara fisik maupun sakit hati dan perasaan. Lalu mengapa kita harus tetap tersenyum di kala sedang sakit? Karena dengan senyum yang berasal dari hati akan membuat kita menjadi jauh lebih baik. Kita juga dapat menaklukkan sakit yang kita hadapi. Hanya dengan usaha untuk tetap menjaga hati agar tenang, maka kita bisa bahagia. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, berikan kedamaian di hatiku agar aku mampu tersenyum bahagia sekalipun dalam keadaan yang menyakitkan. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar