Rabu, 12 Februari 2020

Pagi tadi ada pembeli seorang cowo ganteng wajah asia n asing, putih n bersih. Aku perhatiin terus dari meja kasir.
Salah satu karyawan mendekatiku.
"Ci, orangnya ngomongnya pake bahasa Inggris, saya ga ngerti" katanya.
Aku bangkit dari tempat dudukku dan mendekati mereka. Aku tanya apa yang dia butuhkan. Couple rings. Setelah mendapatkan apa yang dia butuhkan  dengan harga yang aku berikan. Karyawan membuat nota.
 Aku iseng-iseng nanya:
"What's your name?"
  "C... A..." sebuah nama Kristiani, pikirku.
"Where do you live?" Tanyaku lagi
  "Gesik kidul"
"Where do you come from?" aku kembali kepo
   "Philippine", jawabnya lagi.
"If see your name n cuntry it looks like you are Christian?" Kepoku lagi.
  "Yes, before.." sahutnya lagi.
'In the Philippines as far as I know many Catholics?" kataku kembali kepo.
  "Yes, the majority of Catholic"
"You'r Christian or Catholic? tanyaku lagi
   "Catholic, before..."
Itu seklumit percakapan kepo ku pada customer ganteng yg dateng. Dan tumben-tumbennya aku kepo. 
Catholic, before, itu yang membuat aku terus kepikiran sampai sekarang. Sepertinya dia menikah atau berhubungan dengan wanita lokal kemudian pindah agama.
Sangat disayangkan sekali. Hanya bisa berharap dia akan kembali mengikuti Yesus.
  Jangan pernah meninggalkan Yesus demi seseorang maupun sesuatu, seseorang atau sesuatu bisa mengecewakanmu. Tapi Yesus tidak pernah mengecewakanmu, bahkan walau kamu mengecewakan Dia berulang kali. Tapi Yesus tidak pernah meninggalkanmu. Bahkan menyertai hidupmu selalu.
Praise the Lord!

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar