Rabu, 05 Februari 2020

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Kamis,_ *06 Februari 2020*

*St. Paulus Miki, dkk*

1Raj 2:1-4,10-12
MT 1 Taw 29:10-12
Mrk 6:7-13

*KESEDERHANAAN*

_...dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka.  -- Mrk 6:8_

Belakangan ini ada fenomena pamer harta. Ada beberapa orang artis yang menunjukkan isi saldo ATM mereka, ada juga presenter yang selalu bicara tentang harga barang-barang yang dipakainya. Memang hal itu tidak salah, akan tetapi cukup menyakitkan bagi masyarakat kalangan kelas bawah.

Seperti juga ungkapan Pastor Magnis ketika diminta untuk berbicara di Sinode 2 Keuskupan Sufragan Bogor. Beliau berbicara tentang keberpihakan Gereja kepada kaum miskin. Dan seperti kita ketahui bahwa dalam kongregasi rohani ada kaul kemiskinan. Salah satu tujuan dari kaul ini adalah untuk menjadikan Yesus sebagai satu-satunya milik mereka yang paling berharga.

Para pembaca terkasih, saya ingin mengajak kita semua untuk mengikuti semangat pelayanan yang diharapkan oleh Yesus dengan menjadikan-Nya sebagai harta yang paling berharga dalam hidup kita. Harta adalah sarana bagi kita untuk dapat mensyukuri rahmat Tuhan. Harta bukanlah halangan untuk mensyukuri setiap pemberian Tuhan. Dalam kelebihan dan kekurangan, tetaplah bersyukur. Bagi yang merasa kekurangan secara materi, hal itu bukan alasan untuk meninggalkan pelayanan kepada Tuhan, karena Ia adalah _Imanuel -- Allah selalu berserta kita._

Mari kita melayani orang-orang di sekitar kita bukan hanya dengan harta, tetapi justru kita perlu membawa Yesus yang rela menderita dan wafat untuk menebus semua  dosa dan pelanggaran kita. (An)

_Sudahkah saya menunjukkan kesederhanaan dalam hidup yang saya jalani?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar