Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Minggu,_ *02 Februari 2020*
*Pesta Yesus Dipersembahkan di Kanisah*
Mat 3:1-4
Mzm 24:7-10
Ibr 2:14-18
Luk 2:22-40
*PERSEMBAHAN YANG MEMBUAT TENANG*
_Ketika genap waktu pentahiran hukum Taurat Musa, Maria dan Yusuf membawa Anak Yesus ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan. -- Luk 2:22_
Sekalipun saya masih _single,_ tetapi saya sudah menganggap dua keponakan yang sudah yatim piatu dan tinggal serumah dengan saya sebagai anak-anak sendiri. Selama mereka bersekolah, saya menjadi wali untuk mengambil rapor dan menghadap wali kelas atau kepala sekolah.
Saat ini, keduanya sudah kuliah. Ketika mereka kuliah sore hingga malam dan turun hujan lebat di daerah kampus, mereka menginap di rumah teman kuliahnya yang berada dekat sana. Saya merasa tidak nyaman dengan hal seperti ini dan sangat khawatir kalau-kalau keponakan saya melakukan hal negative.
Tetapi hari ini, Tuhan mengingatkan saya untuk mempersembahkan kedua keponakan saya, bahkan ketakutan saya kepada Tuhan. Mempersembahkan berarti memberikan sebagai persembahan. Itu berarti apa yang dipersembahkan sudah tidak saya pegang, tetapi diberikan kepada Penerima persembahan, yaitu Tuhan. Kedua keponakan saya sudah mulai dewasa. Saya harus memberikan kepercayaan yang lebih besar kepada mereka. Dengan persembahan seperti itu, hati saya menjadi lebih tenang. (Yo)
_Apakah saya sudah mempersembahkan anak-anak saya kepada Tuhan?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar