Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Rabu,_ *05 Februari 2020*
*St. Agatha*
2Sam 24:2,9-17
Mzm 32:1-2,5-7
Mrk 6:1-6
*I R I?*
_Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?_
_Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya?_
_Bukankah Ia ini tukang kayu?_ -- Mrk 6:2-3_
Melihat kayak saya memulai bisnis sampingan dari awal hingga sukses dalam beberapa tahun membuat saya berpikir mengapa saya hanya diam saja dan tidak melakukan apa-apa. Tidak ada pekerjaan sampingan, tidak punya investasi apapun, dan hanya bekerja kantor saja.
Pelan-pelan saya mulai berkeinginan mempunyai penghasilan tambahan seperti kayak saya. Saya agak iri dengan kemampuan finansialnya. Padahal bila melihat kebelakang, saya lulusan S2 dengan sertifikasi bergengsi dan nilai yang tinggi, tetapi finansial saya malah tidak lebih baik. Saya merasa, seharusnya tidak seperti ini.
Tetapi akhirnya saya melihat jalan saya sendiri. Istri sayapun mendorong agar saya lebih aktif dan tidak hanya mengandalkan pekerjaan kantor. Saya mulai dari menjual beberapa barang, investasi property, jual beli saham, dan akhirnya masuk ke dunia _trading_ mata uang digital atau _cryptocurrency,_ lalu mata uang asing atau _forex._
Jika saya hanya berfokus pada kesuksesan kakak saya, yang ada hanya rasa iri dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak berguna. Jalan hidup saya dan kakak berbeda, sehingga saya hanya perlu berfokus pada jalan hidup saya.
Sebaiknya kita tidak menilai negatif atau merasa iri atas kesuksesan orang lain. Seharusnya kita ikut merasa senang ketika saudara kita berhasil. Marilah kita cari jalan hidup kita sendiri dan berfokus untuk mengembangkan diri kita. (Aw)
_Apakah aku masih merasa iri dengan kesuksesan orang lain?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar