Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Senin,_ *24 Februari 2020*
Yak 3:13-18
Mzm 19:8-10,15
Mrk 9:14-29
*IMAN=KETEKUNAN*
_Aku percaya, tolonglah aku yang tidak percaya ini. -- Mrk 9:24_
Saya pernah mengalami kebingungan dalam mengekspresikan iman saya kepada Tuhan. Saya merasa tidak mengerti standar iman seperti apa yang berkenan bagi Tuhan. Akhirnya saya hanya meminta pertolongan Tuhan agar Tuhan dapat melihat iman saya seperti yang Tuhan inginkan. Setelah itu, yang saya lakukan adalah mengerjakan semua yang harus saya kerjakan dengan sungguh-sungguh.
Saat ini, saya tinggal berdua dengan ibu yang sudah _lansia._ Kesehatannya membuat ibu membutuhkan pendampingan. Saya merasa panggilan utama saya adalah melayani Ibu. Namun demikian, saya juga tetap melakukan pelayanan di lingkungan, paroki, dan komunitas. Setiap kali saya berdoa, saya mempersembahkan semuanya kepada Tuhan. Jika Tuhan memanggil saya untuk melayani di luar rumah, saya persembahkan kesehatan ibu kepada-Nya. Dalam setiap kesempatan yang Tuhan berikan, saya selalu kerjakan dengan sebaik-baiknya, seolah itu kesempatan terakhir yang Tuhan berikan. Satu harapan saya, dapat selalu berjalan bersama Tuhan setiap hari dan Tuhan berkenan atas hidup saya.
Dari hari-hari yang saya jalani, akhirnya saya mengerti iman seperti apa yang Tuhan inginkan. Ketika beriman terhadap sesuatu, kerjakan dengan tanpa kenal lelah dan tidak bosan, serta terus percaya Tuhan akan memberkati. Pada waktunya, Tuhan akan menunjukkan buah dari iman tersebut.
Beriman adalah berharap yang disertai dengan ketekunan yang tidak goyah dalam sikap dan perbuatan. (In)
_Apa makna iman bagi saya?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar