Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 19 Maret 2020
Bacaan: Roma 12:2
"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."
Renungan:
Seorang wanita yang penuh kebencian terhadap suaminya datang berkonsultasi ke seorang psikolog. Ia berkata bahwa ia tidak tahan lagi hidup dengan suaminya dan akan segera minta diceraikan. Tetapi sebelum ia diceraikan, ia harus membuat rencana balas dendam atas semua rasa sakit hati yang dialaminya. Psikolog itu berpikir sejenak, kemudian ia berkata, "Nyonya, sekarang pulanglah seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Bersabarlah sedikit waktu lagi agar anda dapat membalaskan sakit hati itu. Saran saya, cobalah untuk menunjukkan seolah-olah anda sangat mencintainya. Setiap pagi berikan ia secangkir kopi dan roti, sambil mengatakan bahwa anda mengasihinya. Ketika ia melakukan sesuatu yang tidak baik, cobalah untuk tersenyum kepadanya. Berusahalah untuk sabar mendengar keluh kesah atau petualangan-petualangannya sepanjang hari, sehingga ia berpikir bahwa anda sangat mengerti akan dia. Kemudian setelah2 bulan barulah anda menyatakan bahwa anda ingin bercerai dengannya. Itu akan menjadi seperti sebuah bom yang menghancurkan hatinya." Kemudian wanita itu pulang dengan suatu rencana yang jitu. Dua bulan kemudian wanita itu kembali menemui sang psikolog. Setelah ia duduk, psikolog itu bertanya, "Apakah sekarang anda siap menceraikan suami anda?" "Bercerai? Saya tidak akan pernah menceraikan suami saya Pak. Sekarang saya benar-benar mengasihinya!" jawabnya dengan yakin.
Jika kita menginginkan situasi yang lebih baik di rumah atau di kantor, kita tidak perlu menuntut orang lain untuk berubah terlebih dahulu. Mulailah perubahan itu dari diri kita sendiri. Ketika kita menunjukkan bahwa kita mau memulai perubahan itu dari diri kita sendiri, maka itu akan memberikan inspirasi dan memotivasi orang-orang di sekitar kita untuk berubah. Pada awalny perubahan yang kita mulai memang akan membuat orang lain bertanya-tanya. Tetapi seiring dengan perubahan yang kita mulai, orang-orang di sekeliling kita juga akan mulai berubah.
Marilah kita berubah dari hari ke hari menjadi pribadi yang karakternya semakin serupa dengan Kristus. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2). Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, bentuklah aku menjadi sepertiMu dalam berpikir, berkata-kata dan bertindak. Sehingga melalui kehadiranku banyak orang melihat Engkau sendiri ada di dalam diriku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar