Sabtu, 28 Maret 2020

Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 29 Maret 2020

Bacaan: Amsal 14:30 
"Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang."

Renungan:
  Ada seekor burung elang yang merasa iri hati dengan burung elang lainnya, karena mereka bisa terbang lebih tinggi dibandingkan dirinya. Suatu hari ada seorang pemburu yang sedang berburu dekat sarangnya. Ia pun mendekati pemburu tersebut dan berkata, "Wahai pemburu, tidakkah kau melihat burung elang yang ada di sana? Maukah kau memanahnya? Lihatlah bulunya yang indah dan menawan itu." Pemburu ini heran, namun ia pun tertarik menerima usulan tersebut. Ia menyetujui permintaan burung elang tersebut dengan syarat burung elang itu mau merelakan beberapa helai bulunya untuk dipasang pada anak panahnya agar anak panah tersebut dapat melesat lebih tinggi. Terdorong oleh rasa iri dan dengki, burung elang tersebut menyetujui persyaratan tersebut. Berkali-kali si pemburu gagal memanah burung elang tersebut, dan berkali-kali pula elang harus menyerahkan beberapa helai bulunya kembali untuk si pemburu. Pada akhirnya si pemburu yang cerdik itu menangkap si burung elang yang sudah tidak bisa terbang tersebut karena kehabisan bulu di sayapnya.
  Memiliki rasa iri hati dan dendam kepada orang lain akan membuat kita terkurung dalam kejahatan. Ingatkah kita dengan kisah Kain dan Habel, karena iri maka Kain membunuh Habel adiknya. Iri hati dapat membawa sesuatu yang buruk bagi kita dan lingkungan kita. Iri adalah awal dosa mulai mengintip kita. Ada 3 cara untuk mengatasi rasa iri hati. Pertama, belajarlah mendekatkan diri kepada Tuhan, karena hanya dekat dengan Tuhan saja, maka akan ada rasa damai dalam diri kita. Kedua, belajar bersyukur atas apa yang kita miliki. Ketiga, belajarlah untuk selalu berpikir positif dalam situasi apapun, baik itu terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain.
  Jadi, jangan pernah menyimpan iri dan dengki, karena bukan hanya orang lain yang dirugikan, tetapi diri kita pun akan menderita dan mengalami kerugian. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, lepaskanlah aku dari rasa iri hati terhadap ... Ampuni aku karena aku tidak bersyukur atas apa yang sudah Kau berikan padaku selama ini. Kembalikanlah damaiMu dalam hatiku, sehingga hanya ucapan syukurlah yang selalu menguasai diriku. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar