Kencan Dengan Tuhan
Senin, 9 Maret 2020
Bacaan: Maleakhi 3:3
"Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN."
Renungan:
Emas murni hanya akan didapatkan bila proses pemurniannya dilakukan dengan tahap yang benar dan sampai selesai. Emas yang tidak menyelesaikan proses pemurniannya, tidak mungkin menjadi emas murni. Ia akan menjadi rusak dan tidak mampu bertahan, sehingga lama kelamaan ia bisa berkarat dan tidak akan menjadi benda yang berharga. Proses pemurnian emas itu menyakitkan, namun akan menghasilkan sesuatu yang sangat indah dan berharga.
Demikian juga dengan murid-murid Tuhan Yesus. Mereka telah melewati proses hidup saat mereka mendampingi Tuhan Yesus selama pelayananNya di dunia. Itulah sebabnya mereka tidak takut ketika badai hidup dan penderitaan datang menimpa mereka secara bertubi-tubi. Lumpur derita tidak dapat membuat cahaya iman mereka pudar. Semangat pelayanan mereka tetap sama seperti saat mereka tidak menghadapi tekanan.
Emas yang murni, tidak peduli ke mana ia dimasukkan, ia tetaplah emas. Berbeda dengan barang imitasi, akan berkarat jika terendam di dalam lumpur. Demikian juga dengan kita sebagai pengikut Tuhan Yesus. Jika kita benar-benar telah melewati proses yang akan membentuk diri kita menjadi emas murni di hadapan Tuhan, maka sekalipun kita dicelupkan ke dalam lumpur penderitaan, cobaan dan semua masalah hidup, kita tidak akan berubah. Kita akan tetap menjadi emas murni. Ke mana pun kita dibawa, tidak akan mengubah jati diri kita sebagai anak-anak terang. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, bentuklah aku menjadi emas murni yang selalu bertahan di mana pun berada dan tidak pernah takut pada lumpur penderitaan. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar