Rabu, 1 April 2020
Pekan V Prapaskah
Dan. 3:14-20,24-25,28; MT Dan. 3:52,53,54,55,56; Yoh. 8:31-42
"Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku"
Yesus telah mengajari para murid dan kita semua doa Bapa Kami. Doa ini merupakan doa yang sempurna sebagaimana dikatakan oleh St. Thomas Aquinas dan dikutip dalam Kompendium Katekismus Gereja Katolik (no.579). Dengan berdoa Bapa Kami, kita tidak hanya menyebut dan mengakui Allah sebagai Bapa tetapi juga menyadari jati diri kita sebagai anak-anak Allah yang terkasih. Dalam Injil hari ini, Yesus menyampaikan konsekuensi lebih lanjut dari pengakuan iman bahwa Allah adalah Bapa kita, yakni kita harus mengasihi. Tidak ada cara hidup lain yang lebih pantas untuk kita hayati sebagai anak-anak Allah selain mengasihi.
Di tengah wabah virus corona yang sedang melanda kita saat ini, kita boleh bersyukur. Bukan bersyukur karena diberi wabah, tetapi bersyukur karena munculnya banyak gerakan kasih secara konkret di antara kita, yakni melalui berbagai macam tindakan berbagi. Kita bersyukur karena di tengah situasi yang sulit ini kita masih diberi kesempatan untuk berbagi, untuk mengasihi, untuk mewujudkan solidaritas. Bukan hanya dengan saling mendoakan tetapi juga menggunakan apa yang kita miliki untuk menolong orang lain, untuk membantu kebutuhan Ruhah Sakit, para dokter dan tenaga medis, serta saudara-saduari kita yang masih harus tetap bekerja. Di tengah-tengah Masa Prapaskah, di mana kita diajak secara khusus meningkatkan doa, puasa dan derma (Injil Rabu Abu), kita pun diberi kesempatan yang istimewa juga untuk sungguh-sungguh melaksanakannya. Semoga, Injil hari ini semaki meneguhkan kita dalam mengasihi dan menghayati jati diri kita sebagai anak-anak Allah. Tentu, kita juga berpengharapan agar wabah ini segera berakhir, namun mengasihi tetap berlanjut.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar