Rabu, 11 Maret 2020
Hari Biasa Pekan Prapaskah II
Yer 18:18-20; Mzm 31:5-6.14.15-16; Mat 20:17-28
“Hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.” – Mat 20,23
Kalau kita renung-renungkan, permintaan Yohanes dan Yakobus yang disampaikan oleh ibu mereka ini, sebenarnya merupakan keinginan, harapan, kerinduan dan permohoan kita juga. Setiap kali kita mendoakan saudara/i kita yang sudah meninggal, kita memohon kepada Tuhan agar mereka diperkenankan hidup bahagia di surga. Hal yang sama juga kita mohon agar kelak dianugerahkan kepada kita. Jawaban Yesus menegaskan bahwa perihal masuk kerajaan surga bukanlah hadiah atas perjuangan ataupun amal baik kita tetapi merupakan anugerah Allah karena belaskasih dan kemurahan-Nya. Memang, usaha untuk hidup baik tetap harus kita lakukan sebagaimana kedua rasul itu diharuskan meminum cawan. Yesus juga menegaskan pentingnya melakukan hal-hal baik terhadap saudara-saudari kita yang membutuhkan sebagai jalan untuk masuk surga (bdk. Mat 2534-40). Namun, kita sadar bahwa perjuangan dan amal baik kita tidak akan pernah cukup untuk menggapai surga, tanpa belaskasih dan kemurahan Tuhan. Seandainya masuk surga itu ditentukan oleh amal kita, tentunya tidak akan pernah cukup karena kita lebih banyak ngomel daripada ngamalnya. Oleh karena itu, kita tidak perlu berpikir masuk surga atau tidak, karena itu sudah dijamin oleh Kristus. Yang penting bagi kita adalah berusaha mendatangkan surga itu dalam hidup kita sehari-hari, yakni dengan saling mengasihi dan melayani (bdk. Mat 20,26-28). Surga itu tidak perlu dicari karena sudah disediakan oleh Bapa untuk kita. Yang perlu dan harus kita lakukan adalah hidup yang berkenan kepada Bapa, memperlakukan orang lain sebagaimana Bapa memperlakukan kita: mengasihi, mengampuni, memberkati, dll.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar