Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Kamis,_ *12 Maret 2020*
Yer 17:5-10
Mzm 1:1-4,6
Luk 16:19-31
*KESOMBONGAN HATI*
_Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka juga tidak akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati. -- Luk 16:31_
Bacaan ini mengingatkan saya pada cerita seorang yang sedang kebanjiran dan meminta pertolongan Tuhan. Beberapa kali orang datang kepada nya dan menawarkan pertolongan agar ia pindah dari rumahnya yang kebanjiran, tetapi karena kesombongan hatinya, ia menolak semua pertolongan itu. Ia berharap Yesus sendiri yang akan menolongnya, datang langsung menemuinya secara pribadi.
Cerita itu juga sering terjadi dalam kehidupan kita. Saat kesusahan, kita datang kepada-Nya meminta pertolongan, tetapi ketika Ia mengutus orang-orang di sekitar kita untuk menolong, kita malah menyangsikan apakah itu pertolongan dari Tuhan.
Begitu juga yang saya alami saat ini. Ketika kesusahan, banyak orang datang menolong dengan aneka rupa nasehat, dukungan, doa, materi dan lainnya. Tetapi saya malah mengabaikan mereka semua. Saya merasa hal itu bukan yang terbaik bagi saya karena apa yang mereka berikan tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan atau apa yang saya pikirkan.
Bacaan ini mengajak saya untuk peka terhadap pertolongan-Nya yang diberikan lewat orang-orang di sekitar saya. Bisa jadi orang-orang tersebut Tuhan pakai menjadi sarana dari apa yang ingin Ia sampaikan kepada saya. Ampuni saya, Bapa, karena saya seringkali berkeras hati terhadap apa yang saya inginkan dan tidak peka terhadap pertolongan yang Engkau kirimkan bagi saya. Ampuni saya jika hati saya sering sombong dengan menginginkan Engkau sendiri datang menolong saya secara pribadi. (Cr)
_Bapa, jamahlah dan lembutkan hati saya agar dapat peka terhadap pertolongan yang Engkau berikan lewat sesama._
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar