Jumat, 13 Maret 2020

Sabtu, 14 Maret 2020
Pekan Prapaskah II
Mi. 7:14-15,18-20; Mzm. 103:1-2,3-4,9-10,11-12; Luk. 15:1-3,11-32.

"Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu"

Kedua sosok anak bungsa dan anak sulung yang dikisahkan dalam Injil hari ini seringkali menyatu dalam diri kita. Kadang, kita tampil sebagai anak bungsu; kadang sebagai anak sulung. Sebagai anak bungsu, kita memohon dan memohon kepada Tuhan, lalu setelah kita mendapatkan apa yang kita mohon, kita pergi meninggalkan-Nya begitu saja. Kita berbuat sesuka hati kita, bahkan tidak ingat lagi pada Tuhan. Baru, manakala kita mengalami kesulitan, kita ingat Tuhan lalu kembali kepada-Nya. Tentu, Dia selalu menyambut kita sebagai Bapa yang baik. Sebagai anak sulung, kita tidak menyadari bahwa kita sesungguhnya selalu bersama-sama dengan Tuhan. Namun, ada kalanya kita mengalami kekosongan, seolah-olah Tuhan tidak peduli dan meninggalkan kita. Akibatnya, kita kurang mampu menyadari dan mensyukuri segala rahmat dan berkat yang selalu kita terima dari Tuhan, bahkan secara berkelimpahan. Oleh karena itu, baiklah kita semakin menyadari kebersamaan kita dengan Tuhan sekaligus menyadari bahwa lepas dari-Nya kita akan menderita dan kehabisan segala-galanya seperti si bungsu.

--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar