Selasa, 14 April 2020

EMBUN ROHANI PAGI dari Kota AMBON MANISE, City of Music
Rabu, 15 April 2020
Bac.I, Kis 3 : 1 – 10
Injil, Luk 24 : 13 - 35
Oktaf Paskah

TINGGALLAH BERSAMA KAMI TUHAN, KARENA HARI TELAH MALAM

"Di masa lalu kita mencari Yesus di luar rumah kita, entah di gereja atau di pertemuan doa bersama, tapi saat ini, Yesus mengajak kita untuk menemukan-Nya di dalam rumah kita, keluarga dan jiwa kita ketika keluarga berkumpul untuk berdoa."

Dalam kisah dialog antara Yesus dengan kedua murid yang pergi ke Emaus, kita mendengar permintaan para murid kepada Tuhan, "Tinggallah bersama-sama dengan kami karena hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam. Lalu masuklah Ia dan tinggal bersama-sama dengan mereka."

Apa arti malam dalam Kitab Suci?

1) Dalam Surat Roma 13 : 11 - 12, ”malam” dengan jelas memaksudkan periode kegelapan yang ditimbulkan oleh Musuh Allah; periode tersebut bakal diakhiri oleh Kristus Yesus dan pemerintahan-Nya.

2) Malam juga digunakan untuk secara umum melambangkan *masa kesengsaraan, karena dalam kesuraman dan kekelaman malam* biasanya binatang-binatang buas berkeliaran, bala tentara melancarkan serangan mendadak, pencuri menyelinap masuk, dan tindakan-tindakan jahat lainnya dilakukan.

Lalu, apa hubungan kata malam dengan situasi kita saat ini? Saat di mana virus corona menyerang semua orang di dunia? Kita bisa melihatnya seperti ini; Inilah saat malam bagi kita. Inilah saat penderitaan. Inilah saat  kecemasan dan ketakutan terhadap terjangkitnya virus corona. Mengapa tidak? Karena kita dibatasi untuk keluar dari rumah, tidak ke sekolah dan kantor, tidak bisa berkumpul untuk arisan, minum kopi sore atau makan di restoran, tidak belanja ke Mall atau piknik ke pantai. Sebaliknya dari sisi positif, Corona mengajak kita untuk kembali ke rumah, kembali ke keluarga dan kembali ke jiwa kita masing-masing. Corona memaksa kita yang selama ini kurang bahkan tidak pernah mengundang dan mengajak Yesus masuk dan tinggal bersama di rumah kita, untuk menyatukan suara bersama kedua murid yang ke Emaus dan berseru kepada Yesus di setiap pagi, siang dan malam, "Marilah Yesus, tinggallah bersama-sama dengan kami karena kami cemas dan takut terhadap virus ini; kami takut terhadap penderitaan yang akan kami hadapi ketika kekurangan makanan dan minuman; kami takut bila kami kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian di masa yang sulit ini."

Pagi ini kuyakinkan engkau sahabatku bahwa Yesus telah tinggal di dalam rumahmu, di dalam keluargamu dan di dalam jiwamu sejak engkau dibaptis, sejak engkau menikah dan terlebih saat engkau mendengarkan Firman Tuhan dan menyambut Tubuh Kudusnya dalam rupa Hosti Kudus. Sungguh, Ia ada di sana bagaikan Ia tertidur di dalam perahu para murid, yang diombang ambingkan oleh badai dan gelombang. Dengarkanlah sapaan-Nya, "Anak-Ku, jangan takut! Aku ada di sini, di dalam rumahmu, di dalam keluargamu dan di dalam jiwamu."

Selamat beraktivitas untuk para sahabat

Salam dan doa dari seorang sahabat untuk para sahabatnya, dan terimalah berkat Tuhan untukmu; Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin

( Rinnong – Duc in Altum )

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar