Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 9 April 2020
Bacaan: Efesus 2:10
"Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."
Renungan:
Suatu kali seorang tukang jam berkata kepada sebuah jam dinding, "Maukah engkau kujadikan sesuatu yang berguna bagi banyak orang?" "Ya aku mau," jawab jam dinding tersebut. "Kalau begitu aku akan menaruh baterai di dalammu sehingga engkau bisa bekerja. Tetapi jika baterai di dalammu sudah aku ambil karena kehabisan daya, maka engkau tidak bisa bekerja lagi." "Silakan tuan," kata jam dinding penuh penyerahan diri. Kini jam dinding itu telah berdaya guna. Dilihat orang atau tidak, ia tetap berdetak. Dihargai orang atau tidak, ia tetap berputar. Walau tak seorang pun mengucapkan terima kasih, ia tetap bekerja.
Demikian juga dengan manusia, ketika Tuhan menciptakan manusia dan memberi baterai yaitu nafas hidup, sebenarnya Tuhan memiliki tujuan. Tuhan menaruh daya berupa potensi supaya manusia bisa bekerja atau berkarya. Terlebih ketika kita telah ditebus dan diangkat menjadi anak-Nya, kita diberikan kemampuan-kemampuan khusus untuk berkarya dan menjadi berkat bagi sesama. Hal ini lah yang diajarkan oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus, "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." Maka tidak ada alasan bagi kita untuk diam karena minder atau karena malas atau merasa tidak dihargai orang lain. Tuhan menghendaki supaya kita tetap berguna sampai pada akhirnya baterai di dalam diri kita kehabisan dayanya yaitu ketika Tuhan memanggil kita untuk kembali ke rumah-Nya.
Mari, selama Tuhan masih memberi kita hidup, kita lakukan hal-hal yang baik dan berguna bagi sesama serta yang berkenan bagi Tuhan. Sekalipun hal-hal baik yang kita lakukan tidak dilihat atau dihargai orang lain, kita harus tetap melakukannya. Ingat, kepada Tuhanlah kita mempertanggungjawabkan apa yang kita lakukan. Dialah yang akan menghargai dan memberi kita upah menurut pandangan-Nya. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, mampukanlah aku untuk bertindak dengan setia dalam melakukan hal-hal yang berkenan bagiMu, sehingga hidupku bermanfaat dan memunyai arti. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar