Minggu, 05 April 2020

Kencan Dengan Tuhan
Senin, 6 April 2020

Bacaan: Matius 5:43-44 
"Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu."

Renungan:
  Erik Magnus Lehnsherr, merupakan tokoh antagonis di film X-Men. Di dalam film tersebut dia memiliki kekuatan untuk memgendalikan besi. Ia juga memiliki masa lalu yang kelam sehingga menuntunnya kepada jalan kejahatan. Erik terlahir dalam keluarga Yahudi yang tinggal di Jerman. Tahun 1944 tentara Nazi memisahkannya dari orang tuanya. Saat itulah kekuatan mutan di dalam dirinya bangkit. Ia membengkokkan pagar besi dengan tangan kosong. Kemudian Erik dibawa kepada salah seorang pemimpin Nazi bernama Sebastian Shaw yang memaksanya untuk mengeluarkan kekuatannya lagi, namun Erik tidak mau. Shaw kemudian menembak mati sang ibu di depan mata Erik, membuat Erik begitu marah dan menghancurkan seluruh ruangan berisi peralatan yang terbuat dari besi. Singkat cerita Erik bisa membalaskan dendamnya terhadap Shaw kemudian ia melarikan diri ke Polandia dan hidup sebagai manusia normal. Suatu hari identitas Erik sebagai mutan terungkap. Tanpa sengaja regu polisi yang berusaha mengamankannya menembak mati istri dan putrinya. Dalam amarah yang besar Erik menyerang semua polisi itu dan dendam kepada umat manusia terus bertumbuh di hatinya.
  Ada banyak orang  yang memiliki masa lalu kelam dan penuh tragedi. Hal itu membentuk karakter buruk di dalam diri mereka. Segala macam kepahitan, kekecewaan, amarah, kebencian dan rasa sakit hati dapat tercampur menjadi satu, menciptakan sosok manusia yang penuh dengan dendam dan pikiran jahat. Hal yang sebaliknya diajarkan oleh Yesus adalah kasih yang sempurna. Yesus mengajarkan agar kita tidak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan pengampunan. Lebih jauh lagi Yesus mengajarkan kepada kita untuk menaruh kasih kepada musuh-musuh kita, bukannya membenci mereka. Kasih atas orang-orang yang berbuat jahat harus melebihi amarah kita kepada mereka.
  Menjadi pengikut Yesus berarti  berani menjadi pelaku dari semua ajaran-Nya. Sekelam dan semenyedihkan apa pun masa lalu yang kita alami, jangan jadikan itu alasan untuk membuat kita menjadi jahat. Ampunilah semua orang yang sudah menyakiti kita. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk dapat mengampuni siapa saja yang sudah membuat hidup dan masa depanku hancur. Jangan biarkan dendam itu membara dalam hatiku, tapi biarlah air cintaMu menyiram ap dendam dalam hatiku. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar