PERCIKAN HATI❤
02 April 2020
🌹RENUNGAN
🙂 Bacaan hari ini berbicara tentang tiga pemuda yang dibakar di tanur api oleh raja Nabukadnezar. Injil Yohanes berbicara tentang kesaksian Yesus mengenai Allah Bapa lewat pekerjaan - pekerjaan-Nya.
Apa pesannya?
Allah dikenal melalui orang-orang yang memberi kesaksian tentang Dia. Raja itu pada akhirnya mengakui Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Raja itu belum mengenal Allah yang benar itu. Yang ia tahu adalah tiga pemuda itu. Allah telah menyatakan diri-Nya dengan menolong tiga pemuda itu. Allah adalah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Demikian pula Allah disebut Allah Abraham, Ishak dan Yakob.
Allah yang benar dikaitkan dengan orang-orang yang memberikan kesaksian iman melalui hidup yang nyata.
🙂 Hari-hari ini kita menyaksikan betapa besarnya diperlukan keberanian iman bagi mereka yang berada di garis depan pemberantasan virus corona. Betapa banyak para dokter dan perawat sendiri telah terjangkit dan ada yang meninggal. Para pasien covid 19 itu sendiri telah mengalami penderitaan bagaikan di tanur api. Mereka mengalami sesak nafas, ketakutan akan kematian, dan kesendirian karena tahu keluarganya tidak boleh mendekat. Ribuan dari mereka telah meninggal, dan banyak pula yang kemudian sembuh. Kita yang dalam keadaan sehat dan jauh dari penularan virus pun ikut menderita karena wabah ini.
🙂 Pengalaman tiga pemuda di tanur api itu seolah-olah sedang dialami oleh semua manusia di muka bumi ini. Seperti tiga pemuda itu, manusia membutuhkan pertolongan dari Tuhan.
Tuhan sedang memberikan pertolongan-Nya melalui orang - orang yang diutusnya. Siapapun dia yang ikut ambil bagian dalam memutus penyebaran virus corona adalah bagaikan Sadrakh, Mesakh dan Abednego zaman ini. Allah dirasakan hadir dalam proses tolong menolong dan bergotongroyong mengatasi musibah ini.
Kalau Allah dikaitkan kepada tiga pemuda itu seperti juga dikaitkan dengan Abraham, Ishak dan Yakob, terlebih lagi Allah dikaitkan dengan Yesus Kristus.
🙂 Injil Yohanes menunjukkan bahwa Kristus Putera Allah itu adalah tanda kehadiran Allah yang memerdekakan kita. Dengan melihat pekerjaan-pekerjaan Yesus diharapkan manusia dapat sampai kepada iman akan Allah. Allah bukan hanya Allahnya Sadrak, Mesakh dan Abednego, melainkan dan terlebih lagi adalah Allah Bapa dari Tuhan kita Yesus Kristus. Dialah Allah yang sejati dan benar. Dan Tuhan Yesus Kristus adalah saksi yang paling terpercaya dari Allah yang tidak kelihatan dan Mahakuasa itu. (Romo Sujoko, MSC)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar