Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Sabtu,_ *04 April 2020*
Yeh 37:21-28
MT Yer 31:10-13
Yoh 11:45-46
*BENTUK BAKTI KEPADA-NYA*
_Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia. -- Yoh 11:53_
Perasaan iri sangat berbahaya. Bukan saja dapat mencelakai orang lain, tetapi juga diri sendiri. Dan ini banyak terjadi di sekeliling kita, baik dalam dunia pekerjaan, pergaulan, bahkan pelayanan.
Rasa iri ketika melihat orang lain dapat melakukan hal yang lebih dari yang mampu kita lakukan. Atau iri melihat orang lain memiliki sesuatu yang tidak kita miliki merupakan bentuk belum dapat menerima dan menghargai diri sendiri. Ini dapat menjadi racun yang sangat merusak pikiran, hingga menggiring kita kepada hal-hal negatif, seperti mengintimidasi diri sendiri. Yang terburuk, akan menyebabkan kita tidak dapat melihat kelebihan diri sendiri yang merupakan karunia Tuhan.
Ketika mata kita terus tertuju kepada kelebihan orang lain, sama artinya dengan menyia-nyiakan waktu yang harusnya bisa kita pakai untuk menggali dan mengasah apa yang kita miliki agar semakin berkembang dan dapat dipakai untuk memberkati orang lain sesuai dengan tujuan Tuhan menciptakan kita.
Mari kita belajar untuk melihat diri sendiri dan mencari kemampuan yang kita miliki. Harapannya, kita dapat terus mengembangkan dan dengan tulus hati membawanya kembali kepada Tuhan sebagai bentuk bakti dan ketaatan kita kepada-Nya. (In)
_Kemampuan apa yang saya miliki untuk dapat saya kembangkan dan berikan bagi pelayanan kepada sesama?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar