Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Sabtu,_ *11 April 2020*
*Malam Paskah*
Rm 6:3-11
Mzm 118:1-2,16-17,22-23
Mat 28:1-10
*YESUS BANGKIT*
_Ia tidak ada disini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. -- Mat 28:6_
Beberapa waktu lalu, seorang teman bercerita kalau hidupnya semakin sulit semenjak ia memutuskan untuk melayani Tuhan. Ia merasa bingung dengan segala masalah yang terus dihadapinya. Menurutnya, Tuhan tidak segera menolongnya meskipun ia aktif dalam kegiatan gereja.
Menurut saya pribadi, setiap masalah yang timbul seringkali disebabkan oleh diri kita sendiri. Kalau hari ini kita tidak punya uang, mungkin pada saat kita banyak rejeki, kita lupa menyisihkan untuk ditabung. Kalau sekarang kita menderita banyak penyakit, mungkin karena kebiasaan hidup kita yang tidak baik.
Masalah yang kita hadapi bukan disebabkan oleh Allah, karena Ia mencintai kita. Malam hari ini kita merayakan kebangkitan Kristus. Kalau Allah tidak mencintai kita, Ia tidak akan memberikan Yesus menderita dan wafat di atas kayu salib. Justru karena begitu besar kasih-Nya kepada kita, maka Yesus diberikan sebagai korban tebusan akan dosa kita (Yohanes 3:16). Dengan kebangkitan Kristus, Allah ingin menunjukkan kepada kita bahwa Ia berkuasa atas semua, termasuk maut.
Allah ingin kita bebas dari segala masalah. Tetapi ia tidak akan meniadakan masalah, Ia memilih untuk berjalan bersama kita dalam mengatasi semua masalah yang kita hadapi. Ia ingin kita bersandar dan memegang tangan-Nya dalam berjalan melewati semuanya. Terlebih lagi, Ia ingin kita menyadari identitas diri kita sebagai Anak Allah. (An)
_Apa makna kebangkitan Yesus bagi saya?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar