Senin, 13 April 2020

Selasa, 14 April 2020
Oktaf Paskah

JANGAN MEMEGANG AKU!

Kira-kira bagaimana ya kita bisa menggambarkan perasaan Maria Magdalena. Ia begitu sedih karena wafat Yesus. Kini, ia semakin sedih karena jenazah-Nya hilang. Sambil menangis, ia berkata, "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan." Namun, tiba-tiba Yesus yang bangkit menjumpainya. Tentu ia sangat kaget sekaligus penuh sukacita. Spontan, ia ingin memegang Yesus. Saya kira, ia tidak sekedar ingin memegang tetapi ingin memeluk-Nya. Namun, Yesus melarangnya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu." Kira-kira, bagaimana ya perasaan Maria Magdalena? Mungkin seperti perasaan kita yang sudah berhari-hari, bahkan berminggu-minggu dan berbulan-bulan tidak menerima komuni. Iya, untuk sementara, kita memang tidak bisa "memegang Tuhan". Kita sangat ingin dan rindu, tetapi belum bisa menerima Tubuh Kristus dan memakannya. Meskipun demikian, kita percaya bahwa Tuhan tetap dan selalu hadir menyertai kita. Meski tangan kita tidak memegang-Nya dan lidah kita tidak mececap-Nya, namun hati kita merasakan betapa Ia mengasihi kita. Semoga kita segera dibebaskan dari wabah ini sehingga kerinduan kita untuk "memegang Tuhan" pun dapat segera terwujud kembali.

--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar