Rabu, 25 Juli 2018

Kamis 26 Juli 2018
PW S. Yoakim dan Ana, Orangtua SP Maria
Hari Biasa, Pekan Biasa XVI

Bacaan 1 : Sir 44:1.10-15
Mazmur : Mzm 132:11.13-14.17-18
Injil : Mat 13:16-17

"Barangsiapa mempunyai, akan diberi lagi"

Oleh Tuhan, kita tidak hanya dianugerahi mata dan telingan indrawi, tetapi juga hati. Dengan hati, kita mampu melihat apa yang tidak terlihat, yakni sesuatu yang lebih mendalam daripada yang dapat dilihat oleh mata indrawi. Demikian pula, dengan hati, kita mampu mendengar dan menangkap melampaui apa yang dapat kita dengar dengan telingan indrawi kita. Namun, ada satu prasyarat pokok yang harus kita miliki agar kita mampu melihat dan mendengar serta menangkap melalui apa yang dapat kita lihat dan dengan dengan indra kita, yakni kerendahan hati. Dengan kerendahan hati, kita akan dimampukan untuk melihat kehadiran dan karya Tuhan dalam setiap peristiwa hidup kita. Dengan kerendahan hati, kita akan dapat mendengar dan menangkap serta memahami suara Tuhan. Dengan kerendahan hati pula, kita mampu mendengarkan sesama. Oleh karena itu, semakin kita memiliki kerendahan hati, Tuhan akan semakin memberi dan memperkaya kita dengan berbagai keutamaan yang lain. Kerendahan hati, bahasa Latinnya "humus" merupakan lahan yang sangat subur untuk pertumbuhan keutamaan hidup yang lain, terumasuk ketiga keutamaan teologal ini: iman, harapan, dan kasih.

Doa: Tuhan, berilah kami kerendahan hati. Amin. -agawpr-

========

There is only one thing that can open a closed, confused, and divided mind - a broken heart and humble spirit! The word disciple means one who is willing to learn and ready to submit to the wisdom and truth which comes from God. Psalm 119 expresses the joy and delight of a disciple who loves God's word and who embraces it with trust and obedience. "Oh, how I love your law! It is my meditation all the day. Your commandment makes me wiser than my enemies, for it is ever with me. I have more understanding than all my teachers, for your testimonies are my meditation." (Psalm 119:97-99). God can only reveal the secrets of his kingdom to the humble and trusting person who acknowledges their need for God and for his truth. The parables of Jesus will enlighten us if we approach them with an open mind and heart, ready to let them challenge us. If we approach God's word with indifference, skepticism, and disbelief, then we, too, may "hear but not understand" and "see but not perceive." God's word can only take root in a receptive heart that is ready to believe and willing to submit. If we want to hear and to understand God's word, we must listen with reverence and faith. Do you believe God's word and do you submit to it with trust and reverence?

"Holy Spirit, be my teacher and guide. Open my ears to hear God's word and open my eyes to understand God's action in my life. May my heart never grow dull and may my ears never tire of listening to the voice of Christ."

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar