Rabu, 25 Juli 2018

Mutiara Iman

KEBAJIKAN NENEK MOYANG
26 Juli 2018

“Yang KEBAJIKANNYA tidak sampai terlupa..” (Sir 44:10)

Lectio
Sir 44:1,10-15; Mzm 132:11,13-14,17-18; Mat 13:16-17

Sandy dan Andy adalah lulusan terbaik dari suatu universitas. Setelah lulus seorang Dosen bertanya kepada Sandy :
”Apakah Tujuan hidupmu nanti?”
Jawab Sandy :
”Saya mau menjadi orang yang SUKSES, pak, TERKENAL dan KAYA sehingga bisa membanggakan UNIVERSITAS ini.”
“Kalau kamu gimana Andy?” tanya Dosen itu lagi.
“Saya ingin meninggalkan sesuatu yang bisa dikenang oleh anak-anak saya, keluarga, lingkungan dan masyarakat nantinya.”
“Apa itu?” tanya sang Dosen dengan sedikit penasaran.
Jawab Andy :
”Kebijaksanaan, kasih, pengampunan, kedamaian, pemersatu, pemberi sukacita, dan penyemangat, pak.”
Dosen itu berkata lagi :
”Wah Andy.. yang akan kamu berikan semuanya berasal dari TUHAN. Saya senang sekali akan jawabanmu dan saya akan selalu mengingatmu.”

Dalam kitab Sirakh dikatakan :
”Tetapi yang berikutnya ini adalah orang kesayangan, yang KEBAJIKANNYA tidak sampai TERLUPA; semuanya tetap tinggal pada KETURUNANNYA.”

Tujuan hidup kita adalah meninggalkan WARISAN KEBIJAKSANAAN yang tidak akan terlupakan.

Oratio
Ya Tuhan, berilah kami Roh Kebijaksanaan agar dapat melihat sesuatu dengan mata hati-Mu. Amin

Missio
Marilah kita jadikan TUJUAN hidup kita dengan meninggalkan Kebijaksanaan yang akan diingat oleh anak cucu kita.
Have a Blessed Thursday.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar