Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 1 Agustus 2018
Bacaan: Yakobus 5:7 "Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi."
Renungan:
Para petani biasanya sangat senang menyambut musim hujan, karena itu berarti mereka bisa menanami sawah dan ladang mereka. Mereka akan lebih senang jika hujan turun setelah tanaman yang mereka tanam telah bertunas dan tingginya sudah mencapai beberapa inci. Namun para petani itu tidak menyadari bahwa seandainya setelah hujan berkat itu berhenti dan berganti dengan musim kering yang singkat saja, maka benih mereka yang sudah mulai bertumbuh itu akan rusak, bahkan terancam mati. Mengapa? Karena selama hujan turun, tanaman muda itu tidak berusaha menancapkan atau mendorong akar-akarnya ke bawah untuk mencari sumber air dan makanan ke dalam tanah. Ketika kekeringan melanda, tanaman itu akan mati karena akarnya sangat dangkal.
Prinsip yang sama akan berlaku dalam kehidupan para pengikut Kristus. Jika pengikut Kristus terus menerima berkat Tuhan, doa-doanya terus dijawab dan ia tidak pernah mengalami masalah, maka ia akan menjadi pengikut Kristus yang lemah dan kemungkinan imannya mudah gugur. Ketika pencobaan yang kecil menerpanya, ia akan bersungut-sungut kemudian kecewa, menyalahkan Tuhan atau bahkan lari dari jalan Tuhan. Masalah atau kesusahan hidup bukanlah bentuk penghukuman atau ketidakpedulian Tuhan atas hidup kita, tetapi sebagai faktor penyebab semakin dalam tertancapnya akar iman dan pengharapan kita kepada Yesus.
Seseorang pernah berkata, "Anda harus membayar harga untuk menjadi lebih kuat. Anda harus membayar harga untuk menjadi lebih cepat." Lewat masalah, kita membayar harga sedikit demi sedikit agar akar-akar iman, kasih dan pengharapan kita semakin tertancap kuat pada Yesus. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, bawalah aku agar semakin melekat padaMu dan percaya bahwa Engkau besertaku ketika berhadapan dengan suatu masalah. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar