Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 17 Juli 2018
Bacaan: Matius 7:1-2 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."
Renungan:
Seorang petani datang ke toko buah di desanya dengan perasaan marah, "Coba bapak lihat, kemarin saya membeli sekilo buah pala, tapi waktu saya pulang, saya menemukan banyak buah kenari dalam bungkusan saya. Dan yang menjual buah itu kemarin kepada saya adalah anak bapak yang itu. Dia curang." Ayahnya bertanya, "Bobby, apakah kamu yang memberi bapak ini kenari dan bukan pala seperti yang dimintanya?" Lalu Bobby dengan tersenyum berkata kepada sang petani, "Bapak, coba bapak timbang dulu berat total buah tersebut, maka bapak akan menemukan bahwa buah pala yang saya berikan adalah sekilo sesuai permintaan bapak. Setengah kilo buah kenari itu saya berikan secara cuma-cuma."
Seringkali kita terlalu cepat untuk buruk sangka dan menghakimi orang lain tanpa mengecek masalahnya lebih dalam lagi. Sebagai manusia kita hanya bisa menghakimi menurut ukuran kita yang belum tentu adil. Kita hanya menghakimi menurut apa yang tampak di mata kita. Sebagai manusia kita memiliki emosi yang seringkali turut berperan di dalam memutuskan sesuatu sehingga penghakiman kita tidak adil. Jangan terlalu cepat untuk berburuk sangka dan jangan menghakimi. Penghakiman adalah haknya Tuhan.
Mari, kita buka pikiran kita agar lebih luas lagi. Semua orang bisa saja salah, sehingga kita tidak perlu berprasangka buruk. Terlalu cepat dengan mulut kita, bisa mengakibatkan persoalan menjadi bertambah ruwet dan jangan-jangan kita pun berdosa terhadap Tuhan. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, jagalah mulut dan hatiku sehingga aku tidak cepat menghakimi sesamaku. Ajarilah aku untuk bisa melihat semua masalah sesuai dengan pendanganMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar