Belajar Dari Pemimpin Bijaksana
(RD Josep Susanto)
Adalah sebuah keputusan luar biasa ketika Gereja Katolik Indonesia memutuskan untuk memilih bacaan-bacaan Misa Peringatan Kemerdekaan RI setiap tanggal 17 Agustus ini.
Ada Kitab Sirakh, Surat Pertama Santo Petrus dan terakhir adalah Mat 22.
Bacaannya semua luar biasa, sebab setiap bacaan merefleksikan tentang arti kemerdekaan secara bertahap. Bacaan yang satu menunjang bacaan berikutnya sampai nanti berpuncak pada bacaan Injil.
Dimulai dari bacaan pertama Sir 10 merefleksikan tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin pemerintahan.
Tugas pemimpin sangatlah penting karena akan sangat menentukan pola kehidupan dan kemerdekaan rakyatnya. Pemimpin yang bijak akan mensejahterakan rakyatnya dan membawa rakyatnya pada kemerdekaan sejati.
Kitab Sirakh merefleksikan lebih dalam bahwa pemimpin sejati memperoleh martabatnya dari Allah sendiri. Pemimpin bijak adalah sebuah karunia Allah bagi kemanusiaan.
Maka dari itu Sirakh menegaskan supaya kebijaksanaan dan martabat itu tidak luntur, pemimpin harus dibebaskan dari segala nafsu, ketamakan, uang dan gila kekuasaan.
Refleksi diperdalam dengan bacaan kedua. Surat Santo Petrus berbicara tentang hak dan tanggungjawab rakyat yang dipimpin.
Rakyat harus tunduk kepada pemimpin yang baik dan bijak dalam sebuah sikap hormat dan taat.
Yang menarik bacaan ini menegaskan sikap taat dan hormat itu harus dijalani dalam sebuah sikap takut akan Allah. Allah tetap dinomorsatukan, sebab Allahlah yang memberikan wewenang kepada seorang pemimpin.
Bacaan Injil adalah puncak dari refleksi-refleksi di atas.
Kisah membayar pajak pada kaisar dalam Injil Matius mengungkapkan pribadi Yesus sebagai contoh dan teladan sebagai pemimpin dari nurid-muridNya, sekaligus sebagai warga negara yang menghormati pemimpin.
Yesus tampil sebagai pribadi yang sungguh merdeka, tidak silau oleh uang dan materi, bijak dalam bersikap, dan mengutaman Allah di atas segala.
Semoga pribadi Kristus yang seperti ini menyinari hati setiap pengikutNya untuk menjadi pribadi yang sungguh menghargai dan menghidupi kemerdekaan.
Merdeka!!!
Mari kita doakan setiap pahlawan, pejuang bangsa, pemimpin bijak dan jujur, support mereka dengan daya dan usaha kita.
Salam kemerdekaan.
Tuhan Yesus Memberkati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar