Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 16 Agustus 2018
Bacaan: 2 Korintus 2:15 "Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa."
Renungan:
Suatu hari salju turun tanpa henti sehingga udara yang sangat dingin menyelimuti kota. Sore itu seorang gadis kecil tanpa alas kaki dengan baju yang tipis berdiri menggigil di depan sebuah restoran. Seorang wanita muda melintas di depannya dan memerhatikan keadaannya yang menyedihkan. "Di mana sepatumu dik? Kenapa tidak memakai baju hangat?" tanyanya dengan lembut. "Aku nggak punya sepatu atau baju hangat nona," jawabnya sambil tertunduk. "Yuk ikut aku," kata wanita itu sambil menggandeng tangan gadis kecil itu ke sebuah toko sepatu dan toko baju hangat terdekat. Ketika sampai di luar toko, gadis kecil itu berlari ke pinggir jalan dan karena sangat gembira, ia menari-nari sambil memerlihatkan sepatu dan baju barunya kepada orang-orang yang lewat. Tiba-tiba ia berhenti dan berlari ke arah wanita yang murah hati itu, "Nona terima kasih banyak untuk kebaikan anda. Bolehkan aku bertanya satu hal kepadamu?" tanyanya dengan wajah berseri-seri. "Tentu adik kecil, kau mau tanya apa?" jawab wanita itu. "Apakah anda istri Allah?" tanyanya. Wanita itu tersenyum lebar sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, "Tentu saja tidak adik kecil. Aku hanyalah salah satu dari sekian banyak anak Allah." Gadis itu tersenyum sambil berkata, "Sejak tadi aku sudah menduga dan aku tahu bahwa engkau memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Allah."
Untuk menghasilkan parfum yang semerbak dan bertahan lama, dibutuhkan banyak eksperimen, waktu dan bahan yang berkualitas. Jika kita ingin menjadi pengikut Yesus yang wangi seperti parfum, maka setiap saat kita harus mau diubahkan, belajar mengasihi dan peduli terhadap mereka yang ada di sekitar kita. Ketika kita telah diubahkan, maka "aroma" kita semakin serupa dengan aroma Yesus, sehingga orang akan berkata, "Ceritakan lebih banyak lagi tentang Yesus dan kasihNya." Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, aku rindu menjadi penebar aroma ilahi di mana pun aku berada. Bantulah aku agar aku mampu untuk mewujudkannya. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar