Senin, 20 Agustus 2018

Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 21 Agustus 2018

Bacaan: 1 Tesalonika 3:12 "Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu."

Renungan:
  Seorang wanita kaya raya dirundung rasa sepi yang mendalam. Hidupnya tidak nyaman karena ada ruang kosong di dalam hatinya yang tidak terpuaskan oleh kelimpahan harta kekayaannya. Di puncak kegalauan batin itu ia memutuskan untuk bunuh diri di sebuah sungai. Di perjalanan tiba-tiba ia merasakan sebuah tangan kecil menarik-narik roknya. Dengan refleks matanya memandang ke bawah, ia melihat seorang bocah tak berdaya sedang menarik-narik roknya. "Nyonya, kami ada enam bersaudara dan sedang sekarat karena kelaparan," kata anak itu sambil merintih. Wanita itu terdiam  dan berpikir, "Kenapa aku tidak meringankan beban keluarga anak malang ini? Aku punya banyak harta dan aku tidak memerlukan semua kekayaan itu kalau aku sudah mati nanti." Wanita itu menunda niatnya untuk bunuh diri dan mengajak anak itu berjalan ke rumah mereka.  Di sana ia mengosongkan isi dompetnya untuk membeli makanan bagi anak-anak yang kelaparan tersebut dan seketika terciptalah suasana bahagia di tempat itu. Wanita itu terpaku, hatinya tersentuh ketika melihat keluarga tersebut berulangkali mengucapkan terima kasih padanya. Tanpa disadarinya setitik kebahagiaan menerobos jiwanya yang kosong. Tergerak oleh belas kasihan yang mulai bertumbuh di hatinya, wanita itu pun berucap, "Besok aku akan kembali untuk membawa berkat yang lebih banyak.  Saya akan membagikan apa yang telah Tuhan berikan kepada saya."
  Kini ia memahami mengapa Tuhan menganugerahkan kekayaan yang melimpah kepadanya. Ia bertekad untuk tidak akan pernah mengakhiri hidupnya secara terpaksa, karena masih banyak orang yang membutuhkan uluran tangannya.
  Tuhan merancang kita bukan untuk hidup bagi diri kita sendiri, tapi untuk berbagi dengan sesama. Kita akan merasa bahagia dan bangga ketika hidup kita memberi dampak yang membangun atau mendorong orang lain menjadi lebih baik. Untuk itu, bangkitkanlah kepedulian dan cinta kasih terhadap sesama kita yang membutuhkan uluran tangan kita. Buatlah mereka bahagia, maka kita juga akan turut bahagia. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, penuhilah aku dengan hati yang penuh cinta, peduli dan keinginan untuk berbagi, sehingga hidupku memiliki arti bagi orang-orang di sekitarku. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar