Selasa 21 Aug 2018
PW S. Pius X, Paus
Hari Biasa, Pekan Biasa XX
Bacaan 1 : Yeh 28:1-10
Mazmur : Ul 32:26-28,30.35c-36d
Injil : Mat 19:23-30
"Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin" (Mat 19:26)
Setiap kali bepergian naik pesawat, jumlah dan berat bagasi yang boleh kita bawa selalu dibatasi. Ada yang 15, 20, 23, atau 30 kg. Pembatasan ini mempunyai maksud utama demi keselamatan kita dan seluruh penumpang. Kita ingat kecelakaan Mandala Airlines tahun 2005 yang lalu akibat kelebihan muatan (kalau tidak salah 2 ton durian). Nah, dalam hal ini, kita diajak belajar dari unta, salah satu binatang muatan, yang kendati diberi banyak muatan tetapi ketika harus melewati pintu atau gapura yang sempit, ia patuh saat barang-barang itu diturunkan sehingga bisa masuk dengan mudah. Sebaliknya, kita seringkali justru tidak mudah untuk melepaskan apa yang ada dalam diri kita. Bukan hanya harta saja tetapi juga hal-hal lain yang membebani hati dan pikiran kita. Misalnya, kita lebih suka menyimpan sakit hati, kebencian dan dendam daripada melepaskannya dengan memberi pengampunan. Kita lebih suka memikirkan dan menanggung sendiri aneka masalah yang kita miliki dan kurang berserah kepada Tuhan. Beban-beban inilah yang sebenarnya membuat kita tidak bahagia dan hidup terasa berat. Memang, bagi Tuhan, segala sesuatu selalu mungkin. Ia bisa membuat kita bahagia dan selamat dalam keadaan apa pun. Namun, dari pihak kita, kita harus mau bekerjasama dengan-Nya. Tuhan ingin menyelamatkan kita dan melepaskan kita dari berbagai macam belenggu dosa, kelemahan, aneka masalah, dll. Namun, kita sendiri juga harus terbuka untuk menerima uluran tangan-Nya. Kita sendiri juga berusaha untuk melepaskan beban-beban hidup kita dengan cara saling mengampuni, saling bekerjasama dan berserah kepada Tuhan.
Doa: Tuhan, berilah kami rahmat-Mu agar kami mampu melepaskan beban-beban kehidupan kami dengan saling mengampuni, saling bekerjasama dan berserah kepada-Mu. Amin. -agawpr-
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar