Rabu, 19 September 2018

*3 0   M E N I T   A J A*

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, seorang ayah berkata, “Nak, ayah sayang kamu. Tapi buat apa kamu minta uang Rp 5.000 malam2 begini?

Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp 5.000, lebih dari itu pun Ayah kasih..."

“Ayah, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam... Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini.”

“lya, iya, tapi buat apa?” tanya sang ayah lembut.

“Aku menunggu ayah dari jam 8. Aku mau ajak Ayah main... Tiga puluh menit aja....

Mama sering bilang kalo waktu ayah itu sangat berharga... Jadi, aku mau ganti waktu ayah.

Aku buka tabunganku, hanya ada Rp 15.000, tapi.. karena ayah bilang satu jam ayah dibayar Rp 40.000, maka setengah jam aku harus ganti Rp 20.000, tapi uang tabunganku kurang Rp 5.000, makanya aku mau pinjam dari ayah...” kata sang anak polos.

Sang ayah pun terdiam, ia kehilangan kata2.... Dipeluknya bocah kecil itu erat2 dengan perasaan haru..., tanpa terasa air mata mengalir di pipinya...

Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yg dia berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya....

*Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah dunianya* 🙏

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar