Rabu 05 Sep 2018
PW. St. Teresa dr Kalkuta
Hari Biasa, Pekan Biasa XXII
Bacaan 1 : 1Kor 3:1-9
Mazmur : Mzm 33:12-13.14-15.20-21
Injil : Luk 4:38-44
Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon. Adapun ibu mertua Simon demam keras dan mereka meminta kepada Yesus supaya menolong dia.
Ketika membaca perikup ini, saya teringat dengan beberapa pengalaman saat melayani di paroki. Setiap kali selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah umat, terutama mereka yang jompo dan sakit. Jadwal yang rutin pasti saya buat adalah setiap menjelang Natal dan Paskah untuk memberikan pelayanan sakramen pengakuan dosa. Kalau ada waktu, masih ditambah pada saat-saat lain. Setiap kali saya berkunjung di salah satu umat, biasanya umat yang lain, minimal pengurus lingkungan dan prodiakon juga berkumpul bersama di rumah tersebut. Tidak ketinggalan, mereka yang sakit dan jompo tetapi masih bisa berjalan, ikut berkumpul pula. Saya bayangkan suasananya seperti ketika Yesus berkunjung ke rumah mertua Simon dan menyembuhkan ibu mertuanya lalu banyak orang juga datang ke sana, termasuk mereka yang sakit untuk disembuhkan-Nya - meski saya tidak bisa menyembuhkan mereka yang sakit, seperti Yesus. Apa yang dibuat oleh Yesus dengan keluar dari rumah dan datang ke tempat umat untuk memberikan pelayanan ini, secara luar biasa dilakukan oleh St. Teresa dari Kalkuta, yang kita peringati hari ini. Ia tidak mau hanya tinggal dan berdoa di biara, tetapi mengabdikan seluruh hidupnya untuk mengunjungi orang-orang miskin, sakit dan menderita serta memberikan banyak pertolongan kepada mereka. Apa yang dilakukan oleh Yesus dan kesaksian hidup St. Teresa ini, membuat saya semakin meyakini betapa pentingnya para imam untuk mau 'meninggalkan' pastoran dan biara supaya bisa berkunjung ke rumah-rumah umat. Saya yakin, pastoral semacam ini sangat dikehendaki oleh Yesus, bahkan Ia sendiri memberi teladan. Maka, marilah kita berdoa untuk para imam kita agar mereka selalu sehat dan bisa membagi waktu dengan baik, sehingga dapat melaksanakan kunjungan umat atau kunjungan keluarga.
Doa: Tuhan, berkatilah para imam di paroki kami agar mereka selalu sehat dan dapat membagi waktu dengan baik supaya mereka dapat senantiasa datang mengunjungi dan menyapa kami, sebagaimana diteladankan oleh Yesus. Amin. -agawpr-
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar