Sabtu, 06 Oktober 2018

Minggu 7 Okt 2018
Hari Minggu Biasa XXVII
Kej. 2:18-24; Mzm. 128:1-2,3,4-5,6; Ibr. 2:9-11; Mrk. 10:2-16

Bacaan Injil hari Minggu ini berbicara tentang perkawinan yang tidak boleh diceraikan dengan alasan apa pun. Yang menyatukan suami dan istri dalam sebuah perkawinan adalah
Tuhan sendiri. Maka, tidak ada seorang manusia pun, baik pribadi maupun institusi, yang boleh menceraikan sebuah perkawinan. Lebih dari itu, sebuah perkawinan merupakan tanda nyata dari cinta kasih Tuhan kepada manusia yang kekal abadi: sama sekali tidak berkurang sedikitpun kendati manusia berulangkali tidak setia. Oleh karena itu, baik perkawinan maupun hidup selibat sebagai imam, bruder, suster dan awam selibat, sama-sama merupakan panggilan dari Tuhan. Panggilan untuk mempersembahkan hidup kepada-Nya. Panggilan untuk tidak hidup bagi diri sendiri tetapi bagi Tuhan. Panggilan untuk menyerahkan diri agar dipakai sebagai alat-Nya. Untuk itu, marilah kita persembahkan kepada Tuhan, entah panggilan kita untuk berkeluarga maupun untuk selibat, agar kita dimampukan melaksanakan setiap perutusan yang diberikan kepada kita sekaligus menanggung segala macam kesulitan, tantangan dan hambatan yang seringkali mengganggu kesetiaan kita.

Doa: Tuhan, berilah kami rahmat kesetiaan dalam menjalani panggilan dan perutusan kami masing-masing. Amin. -agawpr-

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar