Rabu, 24 Oktober 2018

#renungan

*PERTENTANGAN*

Kamis 25 Okt 2018

_Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan. (Luk 12:51)_


Mungkin di benak Anda, ucapan Yesus ini membingungkan.

Bukankah Dia itu Raja Damai seperti dikatakan Yesaya (bdk. Yes 9:5)?

Bukankah Injil Lukas sendiri mengaitkan secara erat kedatangan Yesus ke dunia ini dengan damai (bdk. Luk 1:79; 2:14; dll.)?

Mengapa saat ini Dia mengatakan bahwa Dia datang bukan untuk membawa damai, melainkan perpecahan dan perselisihan?

Apa artinya?

Yesus menghendaki semua orang selamat dan menjadi satu dalam diri-Nya (bdk. Yoh 17:11-24).

Ia telah datang ke dunia untuk menebus manusia.

Ia membawa damai sejati dan pesan-pesan atau ajaranajaran damai sejati.

Akan tetapi, dunia juga menyajikan damai semu dan ajaran-ajarannya.

Tentu ada perbedaan, bahkan pertentangan, antara pesan dan ajaran Yesus dengan pesan dan ajaran dunia.

Maka, tidaklah mengherankan bahwa ketika kita mau berpegang dan melaksanakan pesan dan ajaran damai Yesus,
kita harus menghadapi pertentangan dengan pesan dan ajaran dunia, sekaligus pengikut-pengikutnya.

Yesus sudah memperingatkan kita akan pertentangan dengan dunia ini
agar kita teguh dan setia memegang ajaran-ajaran-Nya karena Dia telah mengalahkan dunia (bdk. Yoh 16:33).

*_Sr. M. Martha, P.Karm_*

Kamis 25 Okt 2018
Ef 3:14-21; Mzm 33:1-2.4-5.11-12.18-19 Luk 12:49-53

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar