Jumat, 16 Nov 2018
Pekan Biasa XXXII
2Yoh. 4-9; Mzm. 119:1,2,10,11,17,18; Luk. 17:26-37.
Yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan
Setiap orang memiliki relasi yang personal dengan Tuhan. Sejak awal mula, kita masing-masing diciptakan oleh Tuhan secara khas. Dilihat dari struktur dan bentuk tubuh kita, wajah kita, suara kita, tidak ada di antara kita yang sama persis. Proses pertumbuhan dan perkembangan kita juga amat khas. Tak seorang pun memiliki nasib yang sama. Cinta, anugerah, dan kehendak Tuhan untuk kita masing-masing juga personal. Ketika tiba saatnya kita harus menghadap Tuhan, itu pun terjadi secara personal. Tidak ada urutan usia, penyebab dan cara yang bisa dijadikan patokan. Relasi personal dengan Tuhan inilah salah satu pesan dari Injil hari ini. Sekaligus undangan bagi kita semua untuk semakin menghayati relasi personal itu. Kita memang hidup bersama dan menghayati iman Gereja (iman kristiani) yang satu dan sama. Namun, relasi dengan Tuhan secara personal tetap mesti kita beri tempat. Ibadat dan doa bersama dalam keluarga, lingkungan, kelompok, paroki, dll., itu penting, tetapi yang pribadi juga tidak kalah pentingnya.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar