Kamis, 15 November 2018

#renungan

*PERLU BERHATI-HATI*

Jumat 16 Nov 2018

_`Mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,_
_lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua` (Luk 17:27)_


Dua hari ini Injil terus mengajak kita untuk hidup dalam kesadaran dan rasa tanggung jawab pribadi atas apa yang kita imani.

Bila Kerajaan Allah tanpa suatu tanda, maka kita dituntut untuk senantiasa waspada akan hari itu dan tidak hanya memikirkan keinginan duniawi belaka.

Namun, pada dasarnya manusia hidup menurut gerakan pikirannya sendiri, mengikuti seluruh hawa nafsunya,
sebab sejak dosa pertama manusia mempunyai kecenderungan ke arah dosa.

Mudah sekali terpengaruh oleh lingkungannya, dan tidak mudah untuk melawan arus kehidupan yang bertentangan dengan iman akan Kristus.

Contohnya, bila lingkungan kita suka mencuri maka kita menganggap mencuri adalah hal yang biasa.

Begitu juga dengan lingkungan yang korupsi, lingkungan prostitusi, pesta pora, dll.

St. Yohanes berkata, `Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya`(2Yoh 6a).

`Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.
Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah`(ay. 8-9).

Maka, mari kita waspada!

*_Sr. M. Anita, P.Karm_*

Jumat 16 Nov 2018
Pfak S. Margarita dari Skotlandia
Pfak S. Getrudis, Perawan
2Yoh 4-9; Mzm 119:1-2.10-11.17-18; Luk 17:26-37

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar