Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 20 November 2018
Bacaan: Yesaya 55:6 "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!"
Renungan:
Saya pernah punya seorang murid laki-laki. Sejak SD dia anak yang periang dan gemar bernyanyi. Beberapa tahun setelah lulus SD dia mengirim pesan di FB saya untuk meminta doa baginya agar disembuhkan dari penyakit tumor otak. Kira-kira setengah tahun kemudian, Tuhan memanggil dia kembali kepadaNya. Hanya keceriaan, keramahan dan suaranya yang menjadi kenangan bagi saya. Penyakitnya sudah sembuh total dan dia bisa bertemu kembali dengan Tuhan yang begitu dekat dengannya selama dia hidup.
Di penghujung kehidupan nanti, ada satu kenyataan yang harus kita hadapi bahwa semua kejayaan, kesuksesan, kekayaan, kepandaian dan apapun yang kita banggakan semasa hidup tidak akan berarti lagi. Oleh karena itu, sementara kita mengejar harapan dan cita-cita kita di dunia ini, jangan pernah melupakan Tuhan. Semakin kita diberkati, semakin setialah kepadaNya. Kalau saat ini kita merasa gagal, masalah datang silih berganti, ingatlah dan hitunglah berkat-berkat Tuhan yang pernah kita terima sebelumnya. Hidupilah itu maka kita akan melihat bahwa berkat Tuhan yang pernah kita terima ternyata lebih banyak daripada masalah yang kita hadapi saat ini. Jadi jangan sampai kita kecewa atau bahkan marah pada Tuhan. Tetaplah setia padaNya. Rasa butuh akan Tuhan harus ada di dalam hati kita, karena tanpa Dia apa yang kita miliki tidak ada artinya. Semua itu hanya berguna ketika kita masih hidup.
Mari persiapkan hidup ini sebaik-baiknya, bangun hubungan dengan Tuhan lebih erat lagi, agar ketika kematian datang, kita sudah siap untuk masuk pada kehidupan kekal bersamaNya dan menerima setiap upah dan berkat yang Tuhan janjikan yaitu keselamatan kekal. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, sering dalam hidupku ketika aku bahagia, aku melupakan Engkau. Kekayaan dan kesuksesanku seolah-olah menjadi penghalang bagiku untuk dekat dan bertemu denganMu. Tapi ketika kesulitan melanda hidupku, aku mencari Engkau dan tidak jarang aku mempersalahkan Engkau. Jamah hatiku dan yakinkan aku bahwa setiap saat dan dalam keadaan apapun aku tetap membutuhkan Engkau sampai tiba saatnya aku kembali padaMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar