Kencan Dengan Tuhan
Senin, 24 Desember 2018
Bacaan: Roma 12:10 "Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat."
Renungan:
Badam atau almond adalah pohon di Palestina yang pertama kali berbunga pada akhir musim dingin atau di awal musim semi. Bunganya berwarna putih atau merah jambu keputih-putihan. Yang paling berharga dari badam adalah bijinya, karena bisa dimakan ataun
dijadikan bahan penting untuk campuran berbagai jenis makanan.
Berbunga lebih awal dari pohon-pohon yang lain, itulah salah satu hal penting yang kita ketahui tentang pohon badam. Ini mengingatkan kita sebagai anak-anak Tuhan untuk selalu berlomba-lomba dan saling mendahului di dalam berbuat baik. Sangatlah mudah untuk membenci ketika seseorang menyakiti hati kita. Kita mudah memfitnah seseorang karena sentimen pribadi, mudah menipu untuk mendapatkan keuntungan dan mudah melontarkan kata-kata makian yang kasar ketika emosi. Tetapi untuk berlomba-lomba dan saling mendahului dalam berbuat baik, tidak semua orang mampu melakukannya. Ada sebuah pernyataan, "Kebaikan bukanlah sifat yang diturunkan, melainkan perilaku yang harus dipelajari."
Mungkin selama ini kita hanya menyatakan kebaikan kepada orang-orang yang sudah berbuat baik kepada kita terlebih dahulu. Kita menunggu dan hanya menjadi penonton saja ketika orang lain berlomba-lomba berbuat baik. Kini saatnya kita belajar menjadi yang pertama di dalam berbuat baik. Tuhan memberkati.
Doa damai:
Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai. Bila terjadi kebencian, jadikanlah aku pembawa cinta kasih. Bila terjadi penghinaan, jadikanlah aku pembawa pengampunan. Bila terjadi perselisihan, jadikanlah aku pembawa kerukunan. Bila terjadi kebimbangan, jadikanlah aku pembawa kepastian. Bila terjadi kesesatan, jadikanlah aku pembawa kebenaran. Bila terjadi kecemasan, jadikanlah aku pembawa harapan. Bila terjadi kesedihan, jadikanlah aku sumber kegembiraan. Bila terjadi kegelapan, jadikanlah aku pembawa terang. Tuhan semoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur, memahami daripada dipahami, mencintai daripada dicintai. Sebab dengan memberi aku menerima, dengan mengampuni aku diampuni, dengan mati suci aku bangkit lagi untuk hidup selama-lamanya. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar