Rabu, 05 Desember 2018

Renungan Katolik Bahasa Kasih
Kamis, 06 Desember 2018

Yes 26:1-6
Mzm 118:1,8-9,19-21,25-27a
Mat 7:21,24-27

HANYA UNTUK HARI INI

Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku, ini dan melakukannya ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya diatas batu. Mat 7:24

Sangat mudah mengucapkan kalimat _"menjadi pelaku firman",_ namun dalam prakteknya sungguh memerlukan perjuangan untuk melawan kedagingan.

Saya merasa sangat dikuatkan ketika membaca buku tentang otobiografi dari waktu ke waktu yang terus berusaha membawa dirinya masuk ke dalam kekudusan bagi Allah. Dalam buku tersebut dijelaskan betapa banyaknya manusia yang berada dalam perjalanan menuju Allah dilumpuhkan oleh kenangan masa lampau ataupun kekhawatiran akan masa depan. Banyak orang yang diganggu oleh kedua masalah ini. Padahal, masa lampau sudah berlalu, sudah tidak ada lagi, dan masa depan belum nyata. Begitu banyak kekhawatiran yang sia-sia.

Allah hanya menginginkan kita menghabiskan waktu untuk hidup kudus saat ini dan hari ini saja, tidak perlu takut atau menyesali hidup yang sudah lampau dan tidak perlu mengkhawatirkan hidup untuk esok hari. Hendaknya kita berpikir seperti itu setiap hari.

Dengan pola pikir demikian harusnya tidak sulit untuk menjaga hidup kudus setiap hari. Jika kita beranggapan seolah kita hanya hidup untuk hari ini saja, tentu kita akan berfokus kepada Tuhan dan melakukan apa yang benar. (In)

Bagaimana saya menanggapi panggilan Tuhan untuk hidup kudus setiap harinya?

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar