Selasa, 11 Desember 2018

#renungan

*TERUS BERJUANG*

Rabu 12 Des 2018

_`Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan` (Mat 11:29)_


Mari bercermin pada kesetiaan Yesus dalam melaksanakan kehendak Bapa. Tidak pernah satu kali pun Yesus mengeluh dalam perjuangan-perjuangan hidup-Nya. Tuhan pun ingin agar kita tetap setia berjuang dalam hidup kita. Jika kita yakin yang kita jalani adalah hal baik, walaupun ada banyak hambatan, mari kita tetap memperbarui iman kita dengan senantiasa minta Roh Kudus menerangi dan menolong kita, sehingga kita tidak `tenggelam` dalam masalah yang ada, tetapi melihat dengan iman bahwa Tuhan ada di balik semuanya itu dan selalu menyertai kita.

Yesus tidak hanya meminta kita untuk setia memikul `kuk` kita dari-Nya, tetapi juga untuk belajar dari-Nya yang lemah lembut dan rendah hati, maka jiwa kita akan mendapat ketenangan. Ayat ini sebenarnya menyingkapkan `suatu kunci` bagaimana caranya memikul salib dan tetap merasa tenang, yaitu memikulnya dengan lemah lembut dan rendah hati seperti Yesus.

Ketika difitnah, dihakimi dengan tidak adil, dll, Yesus bisa tetap tenang menerima semua itu karena Ia rendah hati dan lemah lembut. Sebaliknya, seorang yang sombong dan keras hati pasti akan memberontak, marah, tidak bisa terima, sakit hati, tidak mau mengampuni jika diperlakukan begitu. Orang demikian tidak bisa tenang menghadapi dan memikul salib hidup ini.

*_Sr. M. Marleine, P.Karm_*

Rabu 12 Des 2018
Pfak Santa Perawan Maria Guadalupe
Yes 40:25-31; Mzm 103:1-4.8.10; Mat 11:28-30

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar