Senin, 03 Desember 2018

#renungan

*YANG BERKENAN KEPADA ALLAH*

Selasa 04 Des 2018

_`Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata:_ 
_`Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil._ 
_Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu` (Luk 10:21)_

Dua tokoh dalam peristiwa kelahiran Yesus adalah para gembala dan para sarjana dari Timur.

Mereka memiliki kerendahan hati, kesederhanaan, dan keterbukaan hati.

Meskipun sarjana, mereka tidak semata-mata mengandalkan ilmunya.

Sebaliknya, para gembala dengan kepolosan dan kepasrahan mereka menggugah hati Allah untuk mewartakan kabar sukacita pertama-tama kepada mereka.

Membaca Luk 10:21 di atas, kita mungkin bertanya,
`Apa sebenarnya yang disembunyikan Bapa dan siapakah orang kecil itu?`

Orang bijak dan pandai lebih mengandalkan ilmu dan kepandaiannya.

Karena gengsi, hatinya tidak terbuka, tidak rendah hati, dan merasa mampu mengatasi persoalan-persoalan hidupnya tanpa Tuhan.

Sebaliknya, orang kecil pertama-tama bukanlah orangorang miskin yang tidak berpengetahuan dan tidak punya apa-apa.

Bukan!
Orang kecil adalah orang yang rendah hati dan sederhana, memiliki hati yang terbuka,
tidak memikirkan yang tinggi-tinggi, pasrah kepada kehendak dan rencana Allah.

Sikap inilah yang berkenan kepada Allah, sehingga rahasia-rahasia ilahi Allah semakin dinyatakan kepadanya dan tidak satu pun yang disembunyikan Allah baginya.

*_Sr. M. Jeanne, P.Karm_*

Selasa 04 Des 2018
Pfak S. Yohanes dari Damsyik, Imam dan Pujangga Gereja
Yes 11:1-10; Mzm 72:2.7-8.12-13.17; Luk 10:21-24

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar