Senin, 03 Desember 2018

Selasa, 4 Des 2018
Selasa Adven I
Yes. 11:1-10; Mzm. 72:2,7-8,12-13,17; Luk. 10:21-24.

"Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat." (Luk 10,23)

Melihat adalah suatu anugerah yang istimewa dari Tuhan. Maka, dalam Injil kita menemukan beberapa kisah penyembuhan orang buta. Tuhan menganugerahkan penglihatan kepada mereka yang sebelumnya tidak dapat melihat. Dengan demikian, anugerah untuk melihat mestinya selalu mendatangkan syukur. Misalnya, kita bersyukur karena dianugerahi kesempatan untuk berziarah atau berwisata ke suatu tempat sehingga bisa melihat pemandangan yang indah dan mengagumkan. Kita bersyukur karena bisa melihat saudara atau sahabat yang sudah lama tidak berjumpa. Yesus pun bersyukur karena dalam diri orang-orang yang kecil, Ia melihat bahwa Allah Bapa hadir, berkarya dan menyatakan diri serta kehendak-Nya. Hendaknya, kita pun juga demikian. Kita tidak hanya bersyukur atas hal-hal besar yang kita alami dan kita lihat. Namun, kita belajar untuk semakin peka dan mampu melihat kehadiran dan karya Tuhan dalam diri orang-orang kecil. Kita juga perlu belajar untuk melihat kehadiran Tuhan dalam peristiwa-peristiwa kecil dan sehari-hari yang tampaknya remeh. Kalau kita mampu melihat kehadiran Tuhan dalam segala hal, kita pun akan selalu bersyukur serta berbuat sesuai dengan kehendak Tuhan.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar