Selasa, 08 Januari 2019

Rabu, 9 Jan 2019
Masa Natal, Rabu Sesudah Epifani
1Yoh. 4:11-18; Mzm. 72:2,10-11,2-13; Mrk. 6:45-52.

"Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"

Sungguh menarik kalau kita merefleksikan bacaan-bacaan liturgis pada hari-hari ini, ketika kita mengawali langkah untuk menapaki tahun baru. Pesan amat kuat yang saya tangkap adalah kehadiran dan penyertaan Tuhan untuk kita. Kepada kita yang (bersama para majus) mau mencari-Nya, Ia berkenan menampakkan diri-Nya (Minggu Epifani). Ia menjadi terang dalam hidup kita (Senin). Ia memberi pengajaran dan makanan yang memuaskan serta menguatkan jiwa dan raga kita (Selasa). Hari ini, Ia hadir sebagai penolong di tengah terpaan badai dan gelombang kehidupan. Meskipun Dia menyuruh para murid untuk pergi duluan sementara Ia berdoa, namun Ia tidak pernah sama sekali meninggalkan dan membiarkan mereka. Ketika mereka berada dalam bahaya, Ia segera datang dan memberikan pertolongan tepat pada waktunya. Bahkan, saya yakin: dalam doa-Nya, Yesus juga mendoakan para murid. Hal yang sama, Ia lakukan untuk kita. Meskipun Ia membiarkan kita berjalan dan berusaha sendiri, namun Tuhan tidak pernah sama sekali meninggalkan kita. Ia selalu hadir, bahkan tidak hanya saat kita berada dalam bahaya dan membutuhkan bantuan-Nya tetapi setiap saat meski tidak selalu kita sadari, bahkan malah kita menolak-Nya. Pertolongan-Nya tidak pernah terlambat dan selalu tepat pada waktunya. Kita tidak perlu takut untuk melangkah.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar