Renungan Katolik Bahasa Kasih
Senin, 07 Januari 2018
1Yoh 3:22 - 4:6
Mzm 2:7-8,10-11
Mat 4:12-17,23-25
PENGIKUT YANG BENAR DAN SETIA
Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mat 4:25a
Setelah banyak orang tahu dan mendengar tentang Yesus yang melakukan mukjizat, mereka selalu datang ke tempat-Nya berada. Bukan hanya datang, tapi banyak dari mereka yang kemudian mengikuti-Nya ke manapun Ia pergi.
Kita adalah pengikut-Nya juga. Apa motivasi kita dalam mengikuti-Nya? Apakah kita mengikuti-Nya secara tulus ataukah karena kita berharap mendapatkan "keuntungan" dari-Nya? Pernahkah kita merenungkan hal ini?
Mengikuti Yesus harus kita lakukan dengan sungguh-sungguh, bukan setengah-tengah. Mengikuti-Nya berarti meneladani sikap hidup-Nya. Dengan kata lain, kita perlu mengikuti firman-Nya tanpa memilih hanya bagian yang kita suka dan inginkan. Karena itu, mengikuti Yesus bukan hal mudah untuk dilakukan, tetapi bukan tidak mungkin. Mengikuti Yesus adalah keputusan sadar yang kita ambil sehingga kita dapat melakukannya dengan sungguh-sungguh.
Banyak orang mengaku sebagai pengikut-Nya, tapi sikap hidup mereka tidak menggambarkan hal tersebut. Akibatnya, orang-orang yang belum mengenal Tuhan tidak dapat melihat kebenaran yang sesungguhnya, karena yang mereka lihat berbeda. Teman, waspadalah agar kita tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain, sehingga kita tidak membawa orang untuk mengenal Tuhan, melainkan membuat orang semakin menjauh dari-Nya.
Jadilah pengikut-Nya yang benar dan setia! (Jc)
Apakah saya mengikuti Tuhan dengan sungguh-sungguh?
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar