Renungan Katolik Bahasa Kasih
Senin, 28 Januari 2019
*St. Tomas Aquino*
Ibr 9:15,24-28
Mzm 98:1-6
Mrk 3:22-30
PASTI ADA JALAN KELUAR
_Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya semua hujat yang mereka ucapkan. -- Mrk 3:28_
Setan berusaha menghancurkan kekristenan. Jika tidak berhasil, setidaknya ia akan membuat para pengikut Kristus saling bertengkar. Pertengkaran dan masalah yang tidak segera diselesaikan akan mengakibatkan stres. Stres yang berkepanjangan menyebabkan keinginan untuk bunuh diri. Inilah yang diharapkan setan.
Baru-baru ini saya dikejutkan oleh postingan dari grup WA rohani yang berbunyi: "Teman-teman, butuh bantuan _urgent_... ada kasus pencobaan bunuh diri karena depresi dan luka batin berat...." Berita ini sangat memprihatinkan. Bagi sebagian orang yang hidup dalam keluarga harmonis dan memiliki hidup doa yang baik, berita itu mungkin terdengar aneh. Namun bagi mereka yang hidup dalam keluarga _broken home,_ miskin kasih sayang, masalah finansial yang berkepanjangan, kekerasan dalam rumah tangga, kasus seperti itu justru terkesan biasa atau wajar.
Hidup pasti mempunyai masalah. Semua orang beriman pasti memiliki kelemahan yang kadang dapat membuat jatuh ke dalam dosa. Satu dosa, ditambah dosa yang lain, yang tidak diakui ke hadapan imam, membuatnya bertumpuk dan tidak tertahankan. Akibatnya, bisa timbul keinginan untuk bunuh diri.
Hari ini Yesus dengan penuh pengertian akan segala persoalan kita mengatakan, "Semua dosa dapat diampuni." Darah Kristus sanggup membersihkan semuanya. Akuilah segala dosa kepada Tuhan melalui imam. Sesali dengan segenap hati dan bertobat, maka Yesus dengan segala kerahiman-Nya akan mengampuni dan memberi jalan keluar dari setiap permasalahan dan pergumulan hidup. (Yo)
Saat menghadapi masalah, apakah saya semakin mendekat kepada Tuhan?
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar