#renungan
*SERUAN PERTOBATAN*
Kamis 17 Jan 2019
_`Sebab itu seperti yang dikatakan Roh Kudus, .Pada hari ini jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu cobaan di padang gurun.` (Ibr 3:7-8)_
Perjalanan hidup manusia diarahkan kepada Tuhan, untuk sampai pada istirahat bersama Dia.
`Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu` (Yer 7:23b).
Ini merupakan seruan Tuhan agar manusia bertobat, mendengarkan Tuhan, dan melakukan perintah-Nya secara jujur.
Itulah satu-satunya jalan keselamatan.
Seruan Perjanjian Lama ini juga sama dengan seruan Perjanjian Baru, `Bertobatlah karena Kerajaan Allah sudah dekat` (bdk. Mrk 1:15).
Inilah waktu perkenanan itu, inilah hari keselamatan itu (bdk. 2Kor 6:2).
Setiap hari dapat menjadi hari pencobaan dan hari rahmat.
Hari ini merupakan saat hidup paling berharga, karena langsung kita hadapi.
Menyesalkan hari kemarin, membayangkan hari depan yang belum datang, jangan-jangan hanya menimbulkan rasa was-was dan takut.
Ini adalah godaan manusia.
Orang tidak mendengarkan suara Tuhan yang berbicara setiap saat, tidak menyadari penyelenggaraan-Nya yang agung dan ajaib, tetapi merencanakan hidupnya sendiri tanpa Tuhan, bahkan meninggalkan Tuhan karena hatinya keras.
Saat Tuhan mengutus para nabi-Nya dan mau membawa umat-Nya kembali ke jaan yang benar, para nabi pun tak mereka perhatikan.
Mereka bersikap `tegar tengkuk`.
Sebaliknya, mereka yang mendengarkan suara Tuhan, setiap saat menerima rahmat yang berkembang dari hari ke hari dan membawa damai.
*_Sr. M. Fidelis, P.Karm_*
Kamis 17 Jan 2019
Pw S. Antonius, Abas
Ibr 3:7-14; Mzm 95:6-11; Mrk 1:40-45
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar