Kencan Dengan Tuhan
Jumat, 22 Februari 2019
Bacaan: Mazmur 32:9 "Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau."
Renungan:
Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya, kemudian meninggalkan truk tersebut sejenak untuk melakukan kegiatan lain. Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira melihat truk baru tersebut. Ia memukul-mukulkan palu ke trus tersebut, akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores. Pria tersebut berlari dan memukul tangan anaknya dengan palu sebagai hukuman. Setelah sang ayah tenang kembali, dia segera membawa anaknya ke rumah sakit karena jari-jari anaknya hancur. Akhirnya dokter mengamputasi semua jari pada kedua tangan anaknya tersebut.
Ketika anak itu sadar dari operasi amputasi dan tahu jarinya telah tiada, dengan polos ia berkata, "Papa, aku minta maaf tentang truk papa, tetapi kapan jari-jari tanganku akan tumbuh kembali." Ayahnya pulang ke rumah dan bunuh diri.
Setiap orang bisa saja berbuat salah. Tetapi tindakan yang kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selama-lamanya. Biasakanlah untuk tetap tenang dalam menghadapi satu permasalahan, karena dengan ketenangan Tuhan akan beracara dalam proses penyelesaian masalah tersebut. Kita masih akan tetap membutuhkan orang-orang yang pernah mengecewakan kita. Pengampunan lebih mulia daripada balas dendam. Dendam dan kecewa hanya akan membuat kita menderita seumur hidup sehingga kita akan kehilangan damai sejahtera dari Tuhan. Yesus sendiri sudah memberi contoh untuk mengampuni. Bagaimana dengan kita? Mari, belajarlah untuk mengampuni. Yesus sudah lebih dulu mengampuni kita, kini saatnya kita mengampuni sesama kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, saat ini aku mau mengampuni .... Buka hatiku dan siram dengan darahMu sehingga hatiku dipenuhi dengan roh pengampunanMu sendiri. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar