Kencan Dengan Tuhan
Senin, 18 Februari 2019
Bacaan: Kejadian 39:2 "Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu."
Renungan:
Edwin Cole berkata, "Anda tidak tenggelam karena jatuh ke dalam air, kecuali anda tetap tinggal di dalam air." Umumnya ketika seseorang sudah merasa nyaman, ia tidak suka akan perubahan. Mereka yang berada dalam zona nyaman, akan menganggap perubahan seperti langit yang akan runtuh. Artinya perubahan tersebut begitu mengagetkan sekaligus mendatangkan ketakutan yang hebat. Sebagai contoh seorang karyawan yang di PHK, orang yang tadinya kaya sekarang jatuh miskin, anak pandai tapi nilainya hancur. Perubahan seperti ini dapat membuat orang menjadi putus asa, sehingga tidak bisa melihat peluang yang lebih baik di depannya.
Kisah Yusuf mengingatkan kita untuk tidak takut terhadap perubahan apapun selama kita berpaut pada Tuhan. Terkadang untuk menyatakan kuasa dan mujizatNya, Tuhan menghendaki kita untuk berani melangkah dan meninggalkan kenyamanan kita. Tuhan lebih besar dari segalanya. Ia sanggup melakukan yang lebih besar ketika kita berserah kepadaNya. Dibalik tantangan, perubahan atau kesulitan terdapat kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.
Perubahan tidak selamanya berarti kemunduran, tetapi bisa berarti kemajuan. Jika saat ini Tuhan mengizinkan kita mengalami perubahan dalam bidang tertentu, melangkahlah dengan iman dan keberanian. Jangan tinggal dalam bayang-bayang masa lalu, karena itu akan menghambat langkah kita untuk meraih keberhasilan berikutnya. Percayalah bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:28). Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, penuhilah aku dengan Roh KekuatanMu, agar apapun yang akan terjadi hari ini, adalah perbaikan yang harus kujalani untuk menggapai masa depan yang penuh harapan bersama dengan Engkau. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar